Tanggal Posting : 8/12/2005
Hampir sebagian masyarakat Indonesia menggunakan software bajakan. Indonesia menduduki no. 3 seluruh dunia soal bajak membajak. Tanggal 17 agustus akan mulai sweeping pemakaian software bajakan. Untuk sementara ini, pihak kepolisian mengincar warnet dan rental komputer.Pada saat launching IGOS (Indonesia Go Open Source) di BPPT beberapa waktu yang lalu, Kapolri menanyakan kapan sweeping akan dilaksanakan kepada Menristek. Menristek menanyakan ke Ketua Presidum Awari, Ibu Judith dan anggota yang pada saat itu hadir. Akhirnya sepakat tanggal tersebut warnet akan “merdeka” dari penggunaan bajakan. Jadi semua software yang mempunyai EULA harus beli asli, kalau tidak mampu membeli software yang asli, pakailah Linux.
Fatwa MUI juga menyatakan bahwa menggunakan barang bajakan dikategorikan haram. Sebenarnya dalam hati kecil kami, sebagai rakyat Indonesia tidak mau mempergunakan software bajakan, mau menghargai hak karya orang lain, tapi apa daya ga sanggup untuk belinya. Juga karena ketidak tahuan akan alternatif software OS yang lain. Suatu dilema.
Waktu saya dengar ada UU HKI tahun 2002, bingung saya, isi secara lengkap saja saya tidak tahu. Saat itu saya masih mengajar komputer. Apakah beli 1 software yang asli boleh dipake rame atau 1 software 1 komputer ? atau bagaimana ? Bagaimana dengan Linux ? Saya baca bukunya saat itu bingung saya … dan tidak ada satu orang pun yang menanyakan kursus Linux. Dan setiap pertemuan microsoft tidak secara tegas/tidak menerangkan bagaimana UU HKI tersebut atau saya tidak tahu tapi seingat saya tidak pernah dengar. Udah dech main tebak-tebakan. Berjalannya waktu… kita lupa tuh UU nya. Sampai saya keluar dari pekerjaan saya 2 tahun yang lalu, tidak ada sosialisai terhadap UU HKI tersebut.
Sekitar bulan Maret 2005, ribut soal software bajakan. Saya cepat-cepat panggil saudara saya yang bisa Linux, minta tolong settingin ke Linux, prosesnya melelahkan, penuh emosi, stress, ketakutan. Masalahnya dendanya Rp. 50 juta dan masuk ke kantong aparat. Rupanya tidak gampang untuk migrasi.
Banyak orang yang bertanya dan ingin tahu, apakah aparat/pemerintah/BSA/dephukum masih memakai software bajakan?. Apakah setelah semua warnet dan rental memakai software asli, aparat masih memakai bajakan ? Apakah semua komputer yang dipergunakan seluruh Indonesia baik dirumah, kantor-kantor besar akan disweeping juga ? Kalau hanya warnet saja yang disweeping, ADIL kah … Trus untuk membeli software mie kocok alias Microsoft pemerintah jangan pake APBN. Kalau ada yang murah dan bagus kenapa beli yang mahal !!
Setelah kita LEGAL semua, mereka akan mencari celah kesalahan kita, yang ga ada akan diadakan. misalnya izin usaha, izin keramaian, izin pariwisata, razia cybercrime, razia cyberp***n, razia mp3, dll. So What gitu lho … Ada yang sudah LEGAL tetap dirazia/disegel/kena denda dan mereka (aparat) saling lempar tanggung jawab.
Beberapa customer saya bilang, tetangga-tetangga saya yang aparat juga buka situs p***o. Bisa tidak bedain mp3 dari CD dan mp3 download dari internet? bisa tidak ?!!!
Polsek di Pamulang masih pake software bajakan, informasi ini saya dapat dari orang yang install komputer mereka.
Dari sekian kerepotan .. apakah ini cuma hangat-hangat tai ayam, akal-akalan pejabat kita
Dari sekian kerepotan … saya senang mengenal OS alternatif, karena saya sudah lama ingin belajar Linux, ga tahu belajar dimana, kalaupun sudah tahu belajar dimana .. ga punya waktu dan terlupakan.
Ah .. sudah … MEREKA MENYEBALKAN … MUNAFIK … BERANI SAMA YANG KECIL … SO WHAT GITU LHO …







3 comments ↓
[…] Link terkait : Razia Warnet Porno “Mbak, horny itu apa ?” Be Legal, Keadilan dan Kemunafikan […]
Yang Pasti OS Yang Dipakai Oleh Pemerintah (Windows) udah pasti bajakan. dan aparat itu gak pikir apa kalau Mp3 Di Hp Mereka Itu Bajakan Semua. Mungkin Mp3 Di Hp para artis Mungkin Bajakan Semua Dan Untuk Cd Game Baik Untuk PC Console nyaris 95 % bajakan.
[…] Urut di Calc Searching Secara Cepat Pandangan Pertama Dengan Linux OpenOffice, Office di Linux Be Legal, Keadilan & Kemunafikan Ngetik Arab Nyambung di OpenOffice […]
Leave a Comment