KaCaMaTa

Pernah punya kacamata ? pasti pernah … untuk digunakan dengan berbagai alasan, misalnya untuk ngeceng, sakit mata, ga bisa lihat, takut matanya kena debu, koleksi, supaya ga kelihatan ngelirik atau mau pake aja … ihhh ga jelas gitu.

Saya pernah punya kacamata dengan alasan lihat jauh udah burem. Waktu kelas 2 SMA, suka duduk paling belakang, bukan karena saya bandel, suka aja karena bisa lihat seluruh kelas tanpa membalikkan badan dan bisa langsung lihat kalau ada adegan yang lucu dari teman-teman. Baru kepepet punya kacamata karena diprotes teman dengan nada bersungut, “Auliah, saya udah senyum dari jauh kok kamu ga bales sich !!!”. “Eh .. maaf saya ga lihat kamu senyum, yang kelihatan cuma badan yang burem”. Aduh parah nich …

Akhirnya dengan berat hati bilang ke ortu minta dibeliin kacamata. Rupanya beli kacamata itu ribet lho, saya maunya tetap cantik kalau pake kacamata (ceilee) dan uangnya sesuai dengan yang dimiliki bapak. Tapi bapak saya pengennya beli kacamata fiberglass, kalau saya nyebutnya plastik. Alasannya saya ini cereboh, kata orang padang “concongcadak”, takutnya baru 1 hari pake udah hancur. Trus saya juga alergi sama barang imitasi, karena pernah pake anting imitisi, lubang kuping saya bernanah.  Yang dimaksud disini mungkin barang berlogam … gitu kali ye … Waktu dicek kedua mata saya min ¾. Saya juga ga keturunan pake kacamata, katanya kemungkinan bisa sembuh.

Eh, benar. Besok harinya baru ½ hari sekolah, kacamata udah saya dudukin …. Pernah dalam 1 hari, 3 kali jatuh dari kantong baju, pokoknya selama pake begituan, dia itu menderita dech … untung fiberglass. Sebenarnya saya ga pede pake kacamata, apalagi kalau ketemu si doi … aduh malu dech. Tapi pernah kepergok ga pake kacamata, dia malah tanya kacamatanya mana? aul harus sering make untuk supaya cepat sembuh … aduh tersentuhnya saya. Maklum anak dokter mata. Tapi aul ga tahan nich … geli, hidung saya gatal & pusing … nah lho … trus kalau wajah saya berkeringat pasti berembun, kurang canggih nich … Eh.. ga lama si Doi pake kacamata tuh … ga tahu kenapa … ga tanya … ikutan aul kali … ihh geer dech.

Cari akal gimana bisa lihat normal lagi. Akhirnya ketemu dech …minum juice wortel, vitamin A,  minyak ikan, jangan baca buku sambil tiduran, lihat yang jauh-jauh, lihat yang hijau-hijau tapi bukan duit lho …. Sebenarnya ga suka ama wortel tapi apa daya untuk mata. Minggu pertama gpp minum juice wortel 1 gelas gede sehari, pas minggu ke 3, seorang teman tanya kenapa kulit & mata aul kuning ? auliah sakit kuning yach ? Wah gawat nich …

Pas pulang ke rumah, bilang ke ande (ibu) supaya takaran wortelnya dikurangi, vitamin udah ga makan, minyak ikan tetap 1 kali sehari .. ngabisin doank. Setelah kurang lebih 2 bulan, saya memberanikan diri buka kacamata … ouiii terang banget … cemerlang … silau ouiii … Semenjak ga pake kacamata suka ditanyain sama kakak kelas yang akrab, biasanya cowok-cowok … “Auliah kacamatanya mana … ?”

Tapi tetap saya harus hati-hati … yang penting jangan baca sambil tiduran, kalau matanya sudah cape baca jangan dipaksakan, berilah istirahat.

Beberapa tahun yang lalu, mungkin sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu, saya merasa ada gangguan dengan mata, akhirnya saya beli lagi kacamata, min masih ¾ … aduh gimana kok sama kayak waktu SMA dulu. Sayang, seribu sayang cuma semangat beli, cuma dipakai sebentar trus disimpan dech … habisannya hidung saya PUSING sich tapi ada untungnya, saya selalu dibuatin sama my mother juice wortel dicampur tomat … enak juga. Dulu saya ga suka wortel … itu lho rasa umbinya, sekarang sayuran favorit banget.

Cuma Teman

Janganlah kecewa
Bila aku mengatakan kau adalah sahabatku
Janganlah marah
Bila ku katakan kau adalah temanku

Aku tidak mau orang lain merampas dari sisiku
Aku tidak mau orang lain berbuat jahat terhadap kita
Aku tidak mau orang bercerita tidak benar tentang kita
Kita tentu tidak tahu berapa banyak yang iri pada kita
Kita tentu tidak tahu berapa banyak orang yang terluka karena kedekatan kita

Maafkan …

Biarlah hanya kita yang tahu
Biarlah Tuhan yang tahu
Orang lain tak boleh tahu
Biarlah mereka mereka-reka

Janganlah marah …
Kau selalu yang tersayang bagi ku

CiNTa

Menurut saya, dibawah ini adalah doa atau puisi. Didapat dari undangan pernikahan sepupu saya “Mukti Ali Munir”.  Maklum baru baca seperti dibawah ini, biasanya kalau ada undangan cuek bebek cuma baca siapa yang nikah. Judulnya CINTA. Berikut isinya :

CINTA

Ya Robbi,
Saat aku menyukai seorang, ingatlah aku bahwa ada sebuah akhir, sehingga aku tetap bersama yang tak pernah berakhir.

Ya Robbi,
Ketika aku merindukan seseorang kekasih, rindukanlah kepada yang rindu cinta sejatimu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi.

Ya Robbi,
Jika aku mencintai seseorang, temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu, agar bertambah kuat cintaku pada-Mu.

Ya Robbi,
Ketika aku sedang jatuh cinta, jagalah cinta itu, agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Robbi,
Ketika aku berucap “Aku Cinta Padamu” biarkanlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu …

Amien 3x Ya Allah ya Robbal ‘Alamin…