Karena tertarik iklan di harian Republika beberapa waktu lalu dan sudah dari pertengahan bulan Maret di milist-milist ramai membicarakan tentang penurunan tarif unlimited speedy untuk warnet, dengan rasa ketar-ketir saya mendaftarkan diri ke telkom Cimanggis.
Maklum, sekitar 80% banyak keluhannya
Sebenarnya saya mau sih, unlimited itu Rp. 500 ribu sebulan tapi ya.. udah… terima aja dulu Rp. 1.750.000,- sebulan sampai bulan September. Dengan perjanjian HARUS CEPAT boooo !!
Mudahan-mudahan sih seterusnya harganya segitu ya Om Telkom
Waktu ke Telkom Cimanggis, saya sudah bilang komputer yang digunakan pakai Fedora + LTSP. Tapi dari ucapan ibu di Telkom seperti tidak tahu Fedora. Jadi saya bilang “Saya pakai Linux!”
“Oh, pake Linux”, katanya Oooo
Saya tanya lagi, saya minta orang Speedynya yang bisa Linux. Kata beliau, nanti tanya orang lapangannya.
Hmm… dijamin pasti kelimpungan deh…
Nah, benar kan… pas orang Speedynya datang tanggal 2 April 2007, saya tanyakan bisa Linux, dan dia menjawab dengan sangat jujur belum bisa Linux …
Tapi, beliau ingin coba. Setelah dicoba cari sana cari sini 10 menit, saya telepon Irwin Day yang setengah sembuh dari sakit cacar. Orang Speedynya dituntut via telepon …
Singkat cerita setelah dipandu lewat telepon, setting untuk Speedynya bisa jalan tapi belum bisa ke situs. Karena belum bisa, orang Speedy berjanji akan mencarikan temannya yang bisa Linux.
OK, deh.. saya juga cari tahu ke teman-teman Mifta-Cidepoks.
Susah juga kalau dipandu lewat telepon, apalagi saya newbien. Saya aja kalau ditelepon orang untuk yang sederhana saja dengan urusan komputer … ya.. gitu deh.. kan kita ga lihat komputernya.
Maaf, Iwin sudah merepotkan …
but TQ berat banget deh. Iwin top deh..
Tanggal 3 April 2007, saya telepon ke Pak Toosa, Ketua Mifta-Cidepoks, juga orang Nurul Fikri, katanya ada yang bisa setting ADSL Speedy dan bisa datang ke warnet Aul yang “Nun Jauh Disana”
Wah, asyikk nih …
Datangnya hari itu juga, dengan wajah mendung di langit Pondok Petir yang bersiap-siap menerima kedatangan sang “Putra Gundala”, akhirnya selesai juga settingan Speedy plus LTSPnya, yang saya lihat cukup rumit banget.
Thank’s buat Pak Toosa dan Toto.
Pagi ini, tanggal 4 April 2007, pas hidupin komputer … wah ga jalan … hahaha …
Saya lihat petunjuknya yang dikasih sama Toto (yang nyettingin ADSL), tidak ada perubahan … mungkin perlu beberapa menit untuk connect ke Speedy.
Dan akhirnya ….. bisa ….. yang penting cepat …
Alhamdulillah deh … selesailah kepusingan saya …
Sekali lagi terima kasih banyak pada semua pihak, Irwin, Pak Toosa, Nurul Fikri, Toto, and Harry Sufehmi.







5 comments ↓
tutorial & pengalamannya pasang pake linux ditulis di blog ini dong mbak..;-)
wah.. yang masang Fedora LTSP si Harry Sufehmi. Harry sudah memasangnya di blognya.
Kalau speedy.. waduh perintahnya panjang.. aul aja ga hapal… aul kan ga bisa linux
Pengalamannya, paling-paling soal masang Fedoranya
Ada website baru untuk mengecek sisa quota Telkom Speedy,
Alamatnya:
http://www.menuju.com/speedy
Mumpung masih bisa dipake, karena ini unofficial.
@pengecek speedy : terima kasih informasinya. Sayangnya saya pake Firefox.
[…] terasa sudah 5 bulan menggunakan Speedy Warnet. Kesulitan cuma diawal penyetinggan saja karena orang Telkomnya tidak bisa menggunakan […]
Leave a Comment