Paling senang lihat orang yang berkulit putih dengan warna kemerah-merahan.
Letak merahnya terserah dimana, boleh di pipi, di telapak tangan dan kaki atau ditelinga. Asal jangan dihidung, pasti dia lagi pilek atau habis buang ingus ![]()
Merahnya juga bukan karena dia sedang malu atau menahan marah bahkan habis bersin
.
Ya …. merah yang selalu terlihat tanpa diapa-apakan.
Sebenarnya merah disini bisa dikatakan warna pink. Bibir pink tanpa warna dari gincu juga bagus.
Kalau lihat artis-artis film Hollywood pada umumnya kulitnya banyak sekali warna merah. Senang sekali melihat, terlihat segar dan sehat.
Saya pikir kenapa mereka seperti itu, apakah karena faktor kulit mereka yang memang dari “sononya” begitu atau karena mereka terlalu banyak makanan bergizi, makan vitamin atau apa ya ?
Kalau orang Negropun seperti sehat sekali. Memang sih, telapak tangan mereka tidak merah, sometimes putih. Tapi mereka tidak gersang. Mungkin juga karena punya uang mereka bisa mengeluarkan banyak uang untuk merawat tubuh. Tapi kulit segar kan tidak bisa disembunyikan ![]()
Beberapa orang Indonesia yang berkulit putih juga ada berwarna kemerah-merahan tapi masih sedikit.
Contohnya :
Saya punya saudara perempuan, sekampung tepatnya … ya … masih ada hubungan saudara tapi jauh juga sih …. hmmm … tapi saudara …. Nah lho.
Dia itu mempunyai warna kulit putih bersih, pipinya itu lho merah atau tepatnya pink. Keluarganya memang begitu kulitnya. Dilihat urutan keturunan tidak ada yang menikah dengan orang bule. Memang sih, kampung saya itu rata-rata wajah memang kebule-bulean, kearab-araban, kecina-cinaan, kejawa-jawaan atau keambon-ambonan. Lengkap deh …
Ibu saya mempunyai bibir warna pink, ga perlu beliau pake lipstik. Beliau suka sekali makan sayur dan buah. Beliau itu lebih baik ga makan daging.
Saya melakukan percobaan pada diri sendiri, bagaimana kulit bisa terlihat segar dan kemerah-merahan walaupun kulit saya sawo matang. Tapi kan ada bagian kulit saya yang putih. Misalnya di telapak tangan dan kaki atau kuku.
Caranya minum vitamin penambah darah. Saya tidak punya anemia, kata dokter lho. Setelah setahun minum vitamin penambah darah yang berjenis sirup buat anak-anak, sekarang telapak tangan dan kaki lebih merah daripada yang dulu. Untuk bibir, saya sudah tidak menggunakan lipstik.
Bagaimana ? Mau mencoba menjadi kulit putih yang kemerah-merahan. Jadi jangan asal putih … ![]()
Bukankah menyenangkan jika ada yang bilang “kamu itu ada keturunan bule ya ?” ![]()
Atau “Kulit kamu segar banget” ![]()







5 comments ↓
Salam sejahtera buat KOMPAS dan ZEVERINA. Saya seorang pengusaha valuta asing yang menikah dengan wanita Amerika, Saya beberapa waktu lalu ke Inggris dan ketika di hotel saya menonton acara Discovery BBC 60 Menit “History of Film” yang menceritakan bahwa jaman dahulu para pria dan wanita yang disebut tampan-cantik adalah berkulit coklat atau hitam, berhidung kecil, bermata hitam dan rambut hitam. Contohnya adalah Nabi Yusuf, Nabi Musa, Yesus Kristus, Ratu Shifa, Cleopatra dll. Karena mereka lahir dan besar di tempat tropis dan hal ini didukung oleh para ahli genetika dan sejarah ras. Tapi sejak jaman kejayaan AS tahun 1900, citra tampan-cantik diubah dengan kulit putih, hidung mancung, rambut pirang dan mata biru melalui film holywood, boneka barbie dan kosmetik khusus kulit putih. Waktusaya di Inggris, saya melihat semua orang Inggris dan Eropa-AS pada umumnya memiliki ciri fisik yang sama dengan David Beckham, Raul Gonzalez, Michael Ballack, Kaka, Totti, Maria Saraphova, Victoria Adams, Cherryl Tweedy.
Dengan kata lain fisik mereka sebenarnya biasa saja bagi orang Eropa-AS tapi sengaja ditonjolkan tampan-cantik karena berprestasi di bidang musik dan olahraga. Sebenarnya bangsa Eropa-AS sudah jenius dan bosan melihat fisik mereka namun karena merasa lebih maju dari segi IPTEK, Ekonomi dan sosial, bangsa Eropa-AS tetap mencintai fisik bangsanya sendiri. Kapan Negara Indonesia tercinta ini mencintai fisik bangsanya sendiri sehingga tidak menampilkan artis keturunan atau Indo? Buktinya jutaan turis Eropa-AS tiap musim liburan pergi ke negara tropis seperti Indonesia dan berjemur demi kulit coklat dan mencari kekasih pria-wanita Indonesia yang berkulit coklat dan hidung kecil karena seksi dan cute. Saya juga melihat diEropa-AS sedang marak spa dan krim pencoklat kulit. Bintang iklannya di TV adalah Victoria Adams, Eva Longoria, Paris Hilton, Cherryl Tweedy, dll. Coba kita amati film Holywood atau artis wanitanya ketika tampil di acara publik dan warna kulitnya putih semu coklat dibandingkan warna kulit putih pucat warga Eropa-AS umumnya. Itu dampak krim dan spa pencoklat kulit. Terima kasih, mohon dimuat ya, dulu aku pernah kirim 2 kali tapi belum pernah dimuat. Mohon ya. Buat pembaca yang
ingin kenalan boleh..
menurutku kulit putih itu jelek karena pucat seperti kulit orang yang sudah meninggal (mayat), kulit orang sakit, kulit hantu, untuk seks membosankan, cepat keriput, tidak tahan panas, rentan penyakit kulit, kulit coklat yang paling indah karena mirip warna brownies, silverqueen jadi manis seksi, anti keriput, anti panas, anti penyakit kulit, untuk seks makin lama makin enak…orang yang paling jelek aneh adalah orang china yang berkulit putih, hidung kecil, mata sipit dan di dunia pasaran ada 1,5 milliar orang, tetapi orang2 kulit putih uangnya banyak sehingga membayar media untuk mempromosikan kulit iblis mereka dengan bantuan fashion, kosmetik
@Indra Brugmann : namanya, nama artis
Salam kenal. Mungkin comment bapak dianggap spam. Biasanya kalau ada dispam, saya langsung delete, ga pake lihat siapa yang comment. Tapi beneran lho pak, comment bapak baru kali ini saya baca.
Pak, disini bukan forum Kompas dan siapa itu Zeverina. Kalau semua orang mau kenalan bapak, berarti nama email bapak harus ditampilkan atau nama blog.
Kalau di televisi, enak aja lihat si artis bule yang bersemu merah. Sementara aktor kita yang putih, sering kali sementara menggunakan lipstik yang terlalu tebal, udah kayak bencong.
Menurut para ahli, si kulit putih memang rentan sama kanker kulit. Tapi kalau si putih berjemur sinar matahari terus menerus apakah tidak berbahaya ? Apakah dijamin jika menggunakan lotion anti sinar matahari ga kena kanker ?
Saya setuju dengan pernyataan yang menyatakan bahwa banyak orang Eropa maupun Amerika yang berusaha untuk mencoklatkan warna kulit mereka dengan alasan agar kelihatan seksi. Saya punya pengalaman pribadi, yang mana ketika saya bercerita tentang wanita Indonesia dan tentang kulit saya yang kuning langsat bersih, tiba - tiba mereka berkata ” wow sexy , and I like it ” So buat wanita Indonesia mengucap syukurlah dengan apa adanya kamu.
[…] [continue …] […]