Merasa sangat panas ? Lebih panas dari tahun kemarin ? Atau tahun kemarinnya lagi …. kemarinnya lagi …. Merasa musim di Indonesia tidak teratur ?Kalau saya memang terasa panas sekali jika tengah hari. Kadang-kadang tidak ada angin yang berhembus. Pasang AC kalau siang hari suka kurang dingin. Tapi mending daripada diluar, uhhh terik sekali. Walaupun begitu saya masih bersyukur, pagi hari udara masih sangat dingin walaupun dalam waktu cuma sebentar.
Pernah ke Bandung ? Waktu saya ke sana tahun ini, suhunya sama saja sih dengan daerah rumah saya diwaktu siang hari dibandingkan dulu sekitar tahun 1992. Udara Bandung tahun 1992 disiang hari masih terasa hembusan angin dinginnya. Kampung halaman saya dulu sekali dingin karena terletak di kaki bukit Barisan, sekarang suhu berubah.
Hal ini dibenarkan oleh Pak Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup. Karena negara Indonesia terletak di Khatulistiwa, dampak hawa panas lebih terasa menyengat. Tapi untung sekali lagi (hehehehe) belum ada yang meninggal karena kepanasan. Apakah karena kita terbiasa panas ? Mungkin kalau sudah 40 derajat … pasti tidak ada yang tahan. Jangan sampai kita mati karena kepanasan.
Kalau suhu 40 derajat … kita bisa masak telur tanpa api
Kita dibagi dalam 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Masing-masing musim berjalan selama 6 bulan. Sekarang, musim kemarau bisa panjang sekali. Duh … siap-siap bawa kipas dan payung nih
Bagaimana manusia yang tinggal di empat musim ? Karena tidak tahan suhu yang panas, banyak meninggal dunia akibat suhu yang sangat ekstrim.
Yang paling menarik perhatian saya dari pernyataan Pak Emil Salim bahwa kita saat ini telah kehilangan 20 pulau kecil. Menurut Rachmat Witoelar, pada tahun 2030 Indonesia akan kehilangan 2.000 pulaunya. Bisa dimungkinkan pulau-pulau besar di Indonesia akan berkurang luasnya.
Jadi kita tinggal dimana donk …
Tinggal pilih : di langit atau di gunung
Makanya jangan beli pulau hehehehe ….
Kita bisa mengurangi (hmm … bisa memperbaiki sampai
normal kembali ga ?) pemanasan global dengan salah satunya mengurangi pemakaian kendaraan bermotor (kalau perlu kita naik sepeda), tanam pohon sebanyak-banyaknya, lebih baik jangan pasang rumah kaca, mematikan listrik jika tidak diperlukan, jangan pake bahan plastik dan masih banyak lagi.
Menurut Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan Amerika Serikat untuk menjadi pelopor pemanasan suhu global. Hal ini disebabkan teknologi Amerika terbaik untuk mengatasi pemanasan global.
Salah satu artis Hollywood, Leonardo DiCaprio memberi perhatian lebih terhadap global warming. Leo telah membuat film dokumenter tentang hal ini dengan judul 11th Hour. Pemutaran perdana jatuh tanggal 17 Agustus 2007, tepat pada hari Kemerdekaan Indonesia ya …

Sssttt …. mudah-mudahan dalam press conference atau apalah namanya dia ga nyindir Indonesia karena penyumbang no. 3 dalam hal pemanasan global.
Nambah lagi nih predikat Indonesia dalam bidang kejelekan










7 comments ↓
Setuju mba Aulia. Pemanasan global sesuatu yang sangat menyedihkan. Entah gimana nanti 50 tahun kedepan, ketika kita sudah uzur di mana kita akan tambah rentan terhadap efeknya…
Btw, sudah nonton the inconvenient truth?
aditya
http://www.pancaroba.com
http://www.aboutpr-id.com
http://www.peopleinteractive.net
@Aditya : terima kasih telah berkunjung. Belum nonton filmnya, baru dengar. Baru perhatikan global warming baru kali ini.
Lihat di websitenya bagus ya ..
Wah… Mbak bisa aja analisinya. But memang benar apa yang mbak utarakan. La wong saya ini kan tinggal di Cikarang, bayangin berangkat kerja penuh debu dan asep motor. Itu kali-kali wiuh limbah pabrik semua. Untungnya kantor ada AC-nya, tapi giliran di rumah. Waduhhh mateng Mba… Yo kita kurangi kerakusan kita…
Mulyanto
@mulyanto : terima kasih :). Ya itu baca sana baca sini …
Saya kapok ke Cikarang, panas, jarang pohon, debu karena banyak pabrik.
Gerahnya ga enak ya … Mul … lengket, habis mandi masak keringatan lagi =)) Kemudian airnya ga bagus kan ….
sy apis dari malaysia….info yg kamu beri ini sungguh berguna bagi saya…..info kamu in sya guna untuk assingment saya…terima kasih banyak2…salam dri negara jiran…..
@apis. terima kasih banyak pak.. salam juga dari Indonesia …
[…] global warming local, lem lantai di rumah pun […]
Leave a Comment