Dari kecil saya dilarang keras untuk mengatakan “Di sana Murah !!!” kepada pedagang oleh orang tua.
Begitu terus sampai sekarang jika saya ingin belanja ke pusat perbelanjaan.
Kata orang tua saya, kata-kata itu sangat menyakitkan, pernyataan tolol dan tidak punya otak, apalagi dengan intonasi tinggi.
Pedagang bisa saja menimpali “Kalau disana murah kenapa ga beli disana aja …!!”
Toko satu dengan toko yang lain belum tentu sama dalam memberikan harga. Bisa jadi modal barang tidak sama dengan toko yang lain, distributornya tidak sama, pedagang mengambil untung yang sedikit sekali dibandingkan dengan yang lain, toko berada di lokasi mahal atau murah, belum survey alias belum kompakan sama toko yang lain, atau barang tersebut berasal bukan dari tangan pertama.
Pada umumnya, pedagang yang menerima perkataan tersebut akan diam saja melanjutkan pekerjaannya yang lain, bisa jadi dia mengomel dalam hati, atau dengan pura-pura baik “Oh, ya …”.
Jika pembeli masih terus dengan kata-kata “membandingkan”, kata-kata kurang ajar, barulah pedagang melakukan kata-kata atau bahasa tubuh yang tidak menyenangkan.
Jadi kalau kita tahu barang dari Toko A lebih mahal dari pada Toko C, jangan memaksakan diri membeli di Toko A sambil mengeluarkan kalimat tersebut. Janganlah berbisik tapi terdengar oleh si pedagang.
Kalau tidak suka, carilah ke tempat lain.









0 comments ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment