Mencincang Air

Tadi subuh, saya bercakap dengan ibu yang akhirnya sampailah ke persoalan pertengkaran kakak dan adik. Kemudian keluarlah bahasa Silungkang soal pepatah “Mancocang Ai” atau bahasa Minangkabaunya “Mencancang Aie”. Seingat saya juga ada dipelajaran SD dulu.

Mancocang ai atau dalam bahasa Indonesia mencicang air. Yap, kita memisahkan air dengan tangan atau pisau tidak bisa, pasti akan kembali lagi alias menyatu tanpa bekas.

Ini diandaikan atau dipakai seperti pertengkaran kakak dan adik, saudara sekandung atau sefamili. Walaupun pertengkaran sangat hebat tetap mereka akan baikan kembali.

Jadi kalau ada pertengkaran sesama sedarah, kakak dengan adik, sefamili, orang lain atau orang ketiga tidak boleh ikut campur apalagi ikut manas-manasin.

Toh, ga lama lagi mereka juga baikan bahkan akrab seperti tidak pernah terjadi sesuatu dimasa lalu.

Bagaimana dengan Malaysia dan Indonesia, apakah kita seperti “Mancocang Ai” saat-saat ini ?

0 comments ↓

There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment