Entries from November 2007 ↓

O dan 0, F dan P

Seringkali bahkan terlalu sering, orang tidak bisa membedakan antara huruf O besar, o kecil dengan angka 0 (nol). O itu lebih gemuk ke kanan dan ke kiri. Huruf o itu lebih pendek tapi tetap gemuk ke kanan dan kekiri. Angka 0 (nol) itu lebih langsing ke atas.

Orang Sunda sering bilang P itu adalah F. P itu bilangnya F kali yach. Pernah saya bilang P, dia tekan huruf V.

Jika begini, yang repot dia sendiri dan gurunya jika belajar komputer. Dulu sekali, 1 kelas saya berisi 6 orang Sunda. Dan saya minta untuk ke Format - Font. Kata mereka, dilayar komputer tidak ada Pont, bu ! dengan logat Sundanya.

Loh … saya minta Font, bukan Pont.

“Tapi, bu … catatan saya tulisannya Pont”, kata salah satu dari mereka.

“Kemarin, saya kasih catatan di papan tulis, tulisannya Font, bukan P huruf awalnya tapi F huruf awalnya”.

Begitu sebaliknya. Awal-awal belajar sering terjadi kesalahpahaman. Dan saya mengharapkan kalau awalnya F harus ditulis dan dibaca F. Kalau awalnya P harus ditulis dan dibaca P.

Karena sering terjadi salah tekan tombol dan salah klik perintah, kalau begitu terjadinya pasti tanya “Kok ga ketemu yach ?”

Yatim Piatu

Ada wanita yang datang ke tempat saya untuk mengetikan data anak-anak asuhannya kurang lebih 200 orang.

Keesokan harinya diambillah ketikannya. Setelah ditanya kenapa banyak sekali yatim piatu. Dia pun menjelaskan, yatim piatunya seperti ada yang yatim saja, piatu saja atau yatim piatu. Katanya ada lagi kurang lebih 200 orang. Saya terkejut dan sekaligus sedih … banyak banget.

Kok seperti habis perang saja yach.

Kata wanita tersebut, pada umum anak-anak dari balita sampai usia SMA.

Yap, saya sudah baca jenjang pendidikan mereka dan usianya.

Pada umumnya di Indonesia jika salah satu atau kedua orang tua meninggal dunia dan meninggalkan anak akan dititipkan ke kerabat tersebut. Tapi ditempat wanita tersebut, kebanyakan kerabat paling dekat tidak mampu. Untuk membiayakan diri sendiri dan keluarganya tidak sanggup bagaimana merawat anak orang.

Ada model yang lain, salah satu orang tua si anak ada yang kabur alias menghilang tanpa kabar. Pada umumnya orang tua laki-laki.

Panti Asuhan tempat dia bekerja merupakan milik keluarga. Saya dengar-dengar tanah dan bangunannya akan diperluas. Anak-anak di Panti Asuhan tersebut ada yang tinggal disana, ada anak yang tinggal dengan kerabatnya tapi uang sekolah dan makan diberikan, yach ongkos hiduplah. Dan semua anak tersebut sekolah agama seperti madrasah.

Sebenarnya saya tidak jauh dari lingkungan yatim piatu. Bapak saya, waktu umur 8 tahun telah ditinggal Bapaknya. Umur 10 tahun ditinggal Ibunya. Saudara-saudara sekandung yang berjumlah 6 orang (kalau ga salah ingat) meninggal dunia dalam jarak tahun yang tidak lama. Bapak saya bukan bungsu asli, adiknya sudah meninggal terlebih dahulu waktu kecil banget.

Jadi Bapak saya kalau cerita wajah Ibunya pasti diawali “Kata orang, Nenek Auliah kayak bule, putih bersih, dan paling cantik”. Yang paling yakin cuma perawakan Kakek.

Yang meninggal terakhir kakak perempuan Bapak. Saat itu, saya masih kelas 6 SD. Beliau meninggalkan anak-anak seusia saya. Sebelumnya kakak perempuannya yang lain, seingat saya 2 atau 3 tahun sebelumnya, juga meninggal dunia. Jadi Bapak saya sebatang kara. Ibu saya pun waktu usia 10 tahun telah ditinggal Bapaknya.

Meninggalnya kakak Bapak, saya sampai sekarang masih membekas, melihat keponakan-keponakan Bapak yang masih kecil-kecil dan tidak mengerti. Kalau ingat itu saya bersyukur karena masih utuh orang tua sampai sekarang.

2 lebaran kemarin, waktu lihat acara Dorce Show. Dorce sedang cerita orang tuanya, saya lihat Bapak menyeka matanya. Saya baru lihat. Akhirnya saya tahu bagaimana perasaan Bapak kalau di hari raya Idul Fitri. Selama ini saya selalu melihat beliau happy-happy saja.

Tapi Ayah ….

Seorang ayah bercerita dengan bangga kepada anaknya yang beranjak remaja.

Dimulailah cerita tersebut ….

Waktu SMA dulu, ayah jadi Ketua Osis, kemana-mana hayoo. Panjat tebing, naik gunung, main musik, main drama, sibuk sana sibuk sini. Pokoknya ayah populer saat itu dan disayang guru. Dan pasti dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 semua kenal ayah. Beberapa teman-teman ayah saat ini ada yang sudah terkenal jadi artis, pejabat, pengusaha dan macam-macam deh. Satu persatu ayah sebutkan nama-nama temannya yang terkenal sekarang dan beberapa ada yang dikenal si anak karena pernah lihat ditelevisi.

Dulu ayah menggunakan pakaian model yang lagi trend zaman itu. Mulai dari atas rambut sampai kaki, trend habis. Kalau anak sekarang bilangnya “Anak Gaul”.

Anaknya mendengarkan dengan seksama dan penuh kekaguman. “Ayahku hebat”.

“Bagaimana pelajaran ayah?”, tanya anaknya.

Karena kebanyakan ngadain kegiatan dan jadi panitia itu dan ini, pelajaran akhirnya jatuh walaupun waktu ujian terakhir lulus dengan nilai pas-pasan.

Suatu hari anaknya menghadap dan mengajukan izin.

“Ayah, saya boleh ikutan OSIS ?”

“Ngapain kamu ikutan OSIS ? Menghabiskan waktu saja, nanti pelajaran kamu tertinggal !”, katanya ayahnya dengan nada kurang senang.

Dengan pandangan heran dan sedih.

“Tapi ayah …”

“Tidak ada tapi-tapian, kamu boleh ikut organisasi apapun di sekolah tapi tidak jadi pengurus !”

Dengan hati sedih, dia pergi menjauh dari ayahnya.

Sebenarnya anak ayah murid pintar di sekolahnya. Waktu di SD dulu pernah memangku 2 jabatan strategis dan begitu banyak perlombaan yang diikutinya tapi pelajaran tidak tertinggal, selalu rangking.

Sambil duduk termenung di teras rumah, “Mungkin ayah benar, nanti pelajaran tertinggal”.

Masuk kuliah, si anak ikut organisasi yang diminatinya.

Suatu hari menghadaplah si anak ke ayahnya dan pertanyaan kurang lebih serupa waktu SMA.

“Ayah, saya boleh jadi panitia “A” ?”

Ayah pun menjawab dengan santai.

“Kuliah aja dulu sampai beres, baru ikutan jadi panitia ini dan itu”

“Tapi ayah …”, jawab si Anak.

“Tidak bisa, kuliah yang benar, boleh ikutan organisasi kampus tapi ga boleh ikutan jadi ketua, wakil ketua, bendahara dll apalagi jadi panitia ini dan itu! Ngabisin waktu, uang dan tenaga !”

Tapi si anak cerdik, diam-diam dia telah menjadi panitia tapi bukan yang strategi, dia menjadi anggota panitia atau wakil panitia. Dan si anak bisa membagi waktu agar tidak ketahuan ayahnya.

Disuatu sore hari, Ayahnya bercerita kembali organisasi yang pernah diikutinya setelah lulus SMA bahkan sampai ikutan partai dan anak partai. Dan seperti biasanya, ayahnya bercerita dan menyebutkan nama-nama teman organisasinya. Ada yang jadi menteri, pejabat, anggota DPR MPR, dubes, diplomat, penguasa, gubernur dan sebagainya.

Dan seperti biasanya sianak mendengarnya dengan kagum.

Suatu hari, pulang dari kerja.

“Ayah, saya diangkat jadi Ketua Panitia di kantor!”

“Bukannya kerja malah jadi ketua! Ngabisin waktu dan uang saja !”

Mendengar hal tersebut si anak cuma tersenyum sinis.

Visit Indonesia Year 2008

Yang Menang Adalah …

Yeah …. akhirnya yang menang slogan pariwisata Indonesia adalah Travel Warning : Beautiful Indonesia. Selamat yach…..

Berikut pengumuman di milist JalanSutra oleh Panitianya :

Halo keluarga JS-ku…

Pertama-tama saya atas nama pribadi dan moderator mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam Lomba Slogan ala Jalansutra kaliini. Mohon maaf atas kesalahan pengumuman yang murni kesalahan saya(Harnaz) - makanya lain kali hati-hati kalau merekap pemenang lomba,hehehe. Punten nya! Tak disangka, perdebatan untuk mencapai pengumuman pemenang cukup seru. Akhirnya, setelah perdebatan sengitdiantara para juri dan dilakukan voting kedua karena hasil pertamaseri, akhirnya diputuskan bahwa pemenangnya adalaaaaaaaaaaaaaaah:

Pemenang 1 : Travel Warning: Dangerously Beautiful!
Usulan: Indah dan Iwan Esjepe (iwan_esjepe@…)
Hadiah sebesar Rp 2 juta rupiah dari V-Kool Indonesia Slogan kontroversial ini akhirnya memenangkan pertarungan setelahvoting kedua yang tegang dan ketat. Selamat kepada Indah dan Iwan
Esjepe!

Pemenang 2a : Indonesia, The Smiling Archipelago
Usulan: Delima Kiswanti (d5kiswanti@…)
Hadiah sebesar Rp 500 ribu rupiah dari V-Kool Indonesia. Setelah terpilih, saya ketika ngobrol dengan Kang Irvan kami baru sadar bahwa slogan ini spesial karena Indonesia banget! Dimana ada
senyum dan kepulauan, disanalah Indonesia! Benar kan?

Pemenang 2b: This Is Life!
Usulan: Fery Susetyo Ekopurnomo (tukangtiup@…)
Hadiah sebesar Rp 500 ribu rupiah dari V-Kool Indonesia. Ini berdasarkan pengalaman pribadi keponakan Mas Fery yang tinggal di Perancis. Ketika berkunjung ke Bandung, kedua pemuda ini
berkesempatan tinggal di keluarga ibunya di Bandung, dan mendapat bonus nonton pesta Sisingaan. Mereka akhirnya betah di Bandung dan
ketika ibu mereka mengajak untuk kembali ke Perancis, mereka malah ingin tinggal sambil bilang: this is life! Atau bisa juga dalam bahasa Perancis: c’est la vie!

(Catatan: Panitia memutuskan untuk memenangkan Indonesia, The Smiling Archipelago dan This Is Life! sebagai pemenang kedua dan membagi hadiahnya. Persis Hadiah Nobel aja, bisa dibagi-bagi!)

Pemenang Favorit: Indonesia: Beyond Expectation
Pemilik ide: Yesie Marisa (sweetyessie@…)
Menang dengan 414 pemilih (29,6%)
Hadiah berupa Travel Bag dari Moderator Jalansutra
Perbedaan antara pilihan juri dan pendapat publik cukup menarik.
Rupanya, banyak orang yang cenderung kesal dengan kesan bahwa Indonesia itu tidak aman, kurang berbudaya, dll. Kebanyakan memilihBeyond Expectation karena ingin membuktikan bahwa Indonesia memang benar-benar di luar ekspektasi warga dunia!

Kami mengucapkan selamat untuk para pemenang. Tolong para pemenang menghubungi saya secara japri di harnaz@… (dengan cc ke moderator di jalansutra-owner@yahoogroups.com) untuk mengklaim hadiahnya. Terima kasih kepada V-Kool Indonesia sebagai sponsor utama dan A Enrico dari Bandung yang sudah membantu saya dalam menyortir usulan yang masuk. Kang Irvan sudah mencanangkan bahwa salah satu slogan akan dipilih menjadi “official unofficial” sloganpariwisata Indonesia.

Sekali lagi terima kasih atas partisipasinya!

Salam,

Harnaz

Pohon Mangga Bapak

Di depan kamar saya, berdiri pohon mangga Manalagi yang dibeli saat dia masih kecil, bukan berasal dari biji. Waktu beli, ibu ingin punya mangga harum manis. Kata penjualannya, pohon yang ditunjuknya memang mangga harus manis. Karena ibu tidak tahu model-model pohon mangga, iyakan saja. Beliau tentulah lebih percaya sama yang jual diperkirakan tukang pohon pasti tahu barang dagangannya.

Setelah berbuah dan orang-orang sering bilang, pohon yang di rumah bukan mangga Harum Manis tapi si Manalagi. Orang-orang melihat dari daunnya.

Kecewalah ibuku, karena dibohongi atau memang penjualnya tidak tahu yach ?!!!

Setelah belajar berbuah selama 2 tahun dengan buah yang kecil, sering gagal, diserang lalat dari pasar, banyak kutunya, akhirnya musim mangga kali ini buahnya lumayan banyak.

Buah yang terbanyak bergelantungan di luar pagar. Menurut hukum pidana (kali yach ??), buah yang berada di luar pagar rumah adalah milik umum.

Waduh … yaahhhhhh …

Kalau jalan-jalan di Jl. Raya Pondok Petir, banyak banget buah yang keluar dari pagarnya, mulai dari rambutan, mangga, duren, duku, jambu, jeruk Bali, nangka, melinjo dan sebagainya. Nah, buah-buah tersebut gampang ngambilnya, tidak perlu susah payah, bisa digapai dengan dengan mudah. Kalau kita menggunakan hukum pidana tersebut, kita bakalan diteriakin maling. Sekuat kita beragumen tetap kita diteriakin MALING.

Kembali ke mangga Manalagi. Seperti biasanya, orang tua saya akan membagikan. Seperti yang dilakukan waktu punya jambu apel yang enak banget di Bekasi.

Menurut orang-orang yang jago pohon, buah mangga Manalagi masih muda tetap enak dagingnya … buat rujak.

Soal pohon yang ditaruh diluar pagar rumah, saya pernah punya Srikaya. Karena terlalu lama muncul buahnya, saya gembira sekali. Pas sudah besar, buahnya diambil orang …. :(

Harganya Masih Sama

2 hari yang lalu, pihak Speedy dari Sisingamangaraja menelepon memberitahukan bahwa harga Speedy untuk warnet masih tetap untuk tagihan bulan ini yaitu Rp. 1.750.000,- plus materai plus pajak.

Terima kasih …. :)

Saya harap informasi tersebut juga disampaikan ke Speedy cabang Ciputat. Karena waktu ada promosi discount, Speedy Ciputat malah tidak tahu. Kemudian telepon ke Sisingamangaraja dan lihat situs Speedy. Padahal saya sudah tunjukkan iklan yang ada dikoran.

Duh ….

Kalau perlu harga segitu dikurangi lagi dan berlaku seumur hidup … hehehe ….

Perampokan Warnet

Jam 3 subuh, tanggal 3 November 2007, teman saya yang punya warnet di Bandung bernama Cartoonet, kerampokan lagi.

AGAIN …

Beberapa bulan lalu Ghian - nama pemiliknya pernah dirampok juga. Kalau ga salah ingat, salah satu CPU, isinya hilang. Kejadiannya malam-malam, sekitar jam 2-an gitu.

Untuk hari ini, perampok berhasil menggondol 17 CPU, Pmset dan HP User, 10 orang disekap di kamar mandi.

Menurut keterangan Nizar Bunyamin yang punya warnet di Bandung juga, dalam 2 bulan terakhir telah terjadi 3 kali perampokan dalam jam yang sama.

Ada yang “lucu”, pernah perampok mengambil LCD 17″ di warnet Jakarta. LCD itu kan gede banget, berarti tasnya gede juga. Kok bisa ya sampai tidak ketahuan ?

Beberapa kasus perampokan warnet, memang sering terjadi antara pukul 2 - 3 pagi, dimana saat itu suasana tidak mendukung untuk orang terjaga penuh. Menurut pengalaman Bapak saya, perampokan memang paling demen ngambil jam sekitar itu.

Sebelum puasa, menjelang lebaran, pergantian ajaran baru alias naik-naikan kelas atau pergantian tahun, saya perhatikan perampokan warnet lebih banyak terjadi dan biasanya perampok akan menjarah warnet yang buka 24 jam.

Mudah-mudahan, warnet Ghian diasuransikan ya …. seperti warnet Pak Gunarno, jadi kerugian dapat diperkecil.

Kalau teman saya punya cara untuk menghindari perangkatnya (dia pernah kena juga) digondol maling dengan memasang rantai untuk LCD, menghidupkan recording IP camera, memasang electric door lock.

Kalau untuk isi CPU, sudah ada yang masang kawat tajam sekeliling CPU.

Untuk warnet lain yang belum kerampokan, keamanan perlu sekali untuk diusahakan secepatnya. Misalnya pasang CCTV (hmm, mahal ga yach ?), ada yang jaga tapi jago bela diri, ada bel dengan suara super berisik yang diletakkan strategi oleh operator warnet, kalau perlu suaranya “Angkat Tangan, Jatuhkan Senjata”. Gemboknya yang banyak. Dan penting banget nih, baca doa keselamatan setiap mau buka dan tutup warnet.

Kalau mau extreme, setiap user di foto seperti penjahat, tampak samping kanan kiri,  tampak depan tanpa sepengetahuan user :P

Di Pestablogger 2007

Dah telah nih laporannya, sudah seminggu :) Tapi gpp ya daripada ga sama sekali.

Pestablogger Indonesia menurut saya sukses dengan meriah. Sekitar 480 blogger plus sama Panitianya.

Saat itu ditetapkan tanggal 27 Oktober sebagai hari Blogger Indonesia. Ada PR dari Pak Menteri, disuruh buat jingle blogger, hadiahnya laptop, harus jadi akhir tahun ini. Ayo siapa yang mau bikin … yang bagus yach …

Duh, lupa nih apalagi, di Google aja ya …

Saya dapat teman baru, 3 orang yaitu Shobi, seorang writer, Maya yang jago banget sama origami dan Ummu berprofesi dokter. Dapat kenalan baru juga. Ada yang dari Palu. Bisa berbincang sejenak dengan Pak Rovicky tapi buru-buru. Lupa bilang makasih sama beliau.

Soal makanannya …. enak-enak semua :)

Sepertinya itu dulu, habisannya sudah lama baru dilaporan jadi lupa nih. Kalau mau lengkap soal Pestablogger bisa ke websitenya. Kalau mau lihat fotonya bisa ke Flickr. Kalau mau lihat videonya, bisa lihat di Youtube.

Terima kasih Panitia, terima kasih Dokumentasi sudah difoto … saya taruh di blog yach ;)

1773550405_51c5cbc440.jpg 1777237720_faef99c21b.jpg 1777793504_cf871f6fcc.jpg

1781104903_9051285da0.jpg 1797928380_7b9974d523.jpg 1787229845_5df1fc269a.jpg 1803002137_666de09e09.jpg dsc01583.jpg dsc01589.jpg dsc01598.jpgme-friends.jpgryosaeba.jpg ryosaeba1.jpg