Mulai pukul 7.30 hari Rabu berlanjut hari Kamis, ISP yang saya pake mati. Diperhatikan mulai cara prosedur mereka, saya perkirakan yang mati dan memberi laporan baru saya. Jadi prosedur yang disampaikan panjaaang banget. Biasanya kalau sudah tahu mati 147 pasti bilang “Ada masalah”.
Besok paginya, saya lapor lagi karena tetap ga bisa jalan internetnya, lampu PPP juga mati yang lainnya hidup lampunya. Katanya orang di Jakarta Selatan, ada 70 kerusakan jaringan, asalnya sih dari Semanggi. Jadi Kamis itu, seharian ga bisa internet.
Hari Jum’atnya, akhirnya bisa internet lagi sebelumnya telepon ke 147, disuruh ganti nomor modemnya. Sekitar jam 8.24 malam, PPP mati lagi … huauhuauaa. Sebelum laporan ke 147, pake prosedur mereka seperti biasa yaitu matikan modem, nyalakan setelah 10 menit, ga bisa, sambung langsung kabel telepon ke modem, ga bisa juga, kemudian matikan CPU, nyalakan lagi, tetap ga bisa juga dan akhirnya saya menyerah … lapor ke 147.
Pagi ini, Sabtu, hidupkan CPU pagi-pagi, nyalakan internet, horeee hidup …. lapor ke 147 bahwa sudah bisa internetnya.
Yang membuat ribet adalah soal matikan CPU, matikan modem, mencoba kabel langsung ke modem, dan perintah-perintahnya yang dikasih tahu untuk IE/Windows.
Karena saya pake Linux, dan mereka menggunakan cara di Windows. Karena ga nyambung dan berhubung saya lupa settingnya modem dll, saya menelepon teman. Setelah ping sana dan sini, cek sana dan sini lewat telepon. Katanya ga ada masalah. Telepon lagi ke Jakarta Selatan, dan mereka menyatakan merekalah yang ada masalah.
Soal kerugian, iya rugilah saya. Sayangnya, mereka hanya mengganti kerugian client setelah 3 x 24 jam
Dan perlu diketahui sampai saat ini, saya belum pernah dapat surat perjanjian mengenai kewajiban dan hak pelanggan dan juga dari pihak Speedy. Saya tahunya, kewajiban pelanggan adalah membayar tepat waktu. Hak saya kalau ada masalah lapor. Kalau belum beres juga, telepon aja terus
Kewajiban Speedy, memberi pelayanan terbaik, kalau ada laporan cepat ditangani. Soal bandwidth … duh gimana cara ngetesnya ? Saya aja ga ingat berapa yang mereka kasih ke pelanggan …
Itu kira-kira saya
Yang lainnya saya ga tahu ….
Kalau bisa, mereka juga bisa Linux, ga usah belajar banyak distro, cukup yang tenar aja, misalnya Fedora, RedHat, Ubuntu, Mandriva. Jadi kalau ada masalah, nyambung gitu perintahnya.







7 comments ↓
If you use Linux, please prepare to troubleshoot yourself … do not rely on those so called Helpdesk {147} .. sometimes they do not offer anything at all …
sebenarnya mereka ada yang bisa kok, cuma yah itu kita kudu pinter2.. sekalipun ada, mereka pasti beralasan “pro’s support” jadi harus keluarin kocek lebih.. (tapi itu mungkin cuma beberapa orang yang kebetulan saya alamin, mungkin beda halnya dengan pengalaman orang lain yang berhadapan dengan “pro’s support”)
kadang yang namanya free itu gak harus gratis kok mbak.. bener juga kata mas isa diatas, minimal kita kudu bisa “support dewe”
jangan pk speedy.aku sekarang uda cabut dari speedy.
@Isa : iya kalau telepon ke 147 memang untuk menerima laporan saja. Kemarin malam itu saya lapor sekitar jam 9-an atau 10-an malam karena saya sudah menyerah setelah melakukan shoutdown komputernya 2x, modemnya 3x, bahkan sampai cabutin dan bersihkan kartu modem segala. Tetap ga bisa jalan padahal semua lampu modem jalan. Untuk kasus yang kemarin, sepertinya cuma baru saya yang lapor, jadi ikutin prosedur mereka. Ga bisa juga di 147 mereka kasih telepon ke pihak Jakarta Selatan/Sisingamangaraja. Rencana saya sih, besok pagi aja telepon 147, kali aja paginya sudah baik. Tapi karena ada yang desakin agar cepat2 telepon ke 147, daripada gw dimarahin (sebenarnya orang udah marah) gw telepon juga akhirnya ke 147. Duh, padahal, malam itu saya sudah mengantuk dan capek. Berbekal dari pengalaman pertamaa saat setting modem yang tidak bisa mereka tangani, saya agak keberatan kalau telpon ke 147.
@Apung : mereka ga bilang “pro’s support”. Cuma diam atau “oo pake linux”. Sebenarnya cara mereka untuk mengeluarkan kata “ping nomor sekian-sekian” udah cukup bagi saya karena saya sudah agak paham mau diketik dimana kata “ping ….”. Saya sudah tahu kelemahan modemnya. Untuk modem trouble, bagi saya cukup matikan modem, tunggu sebentar dan nyalakan. Kalau lampu Eth ga nyala berarti trouble disaya, kalau untuk kasus diatas, sebenarnya saya sudah harus tahu kalau trouble disana.
Terus terang sering kali saya ga percaya diri pake Linux.
@Rie : pake apa donk ? Di tempat saya semua serba kurang, masih dianggap daerah yang tidak prospek bagus, jadi belum ada investor yang tertarik. Listrik aja voltasenya suka turun naik. Untuk kasus speedy di tempat saya, agak jarang trouble dan masih dianggap cepat oleh para user.
hmmm … jangan pke speedy lg, pke centrin aja ^_^
thx uda maen-maen ke blog saya. maen lagi ya ^_^
@Diah : Ok tq, atas sarannya, pasti main lagi … sorry belum bisa comment
[…] yang lain : Kerusakan Jaringan Harganya Masih Sama Setelah 5 Bulan Pake Speedy Ga Bisa Attach Banyak-Banyak Akhirnya Pakai […]
Leave a Comment