Kalau kita dapat uang Rp. 100 juta dari pemerintah, suka kan ;)
Jika uang tersebut yang kita terima hanya Rp. 60 juta dan harus memberi laporan keuangan Rp. 100 juta, bagaimana, masih mau terima ?
Kalau saya, ogah …. Gede amat pemerintah korupsinya :P
Padahal uang Rp. 100 juta itu untuk kepentingan rakyat miskin agar menjadi melek teknologi dan ga ketinggalan zaman.
Pantes yach Indonesia ga pernah beres, wong pimpinannya sudah disumpahin sama orang miskin dan orang-orang teraniaya.







3 comments ↓
Wawawa…..ndak ngerti saya…ngomongin apa sih mbak??
gila…40%!!
tolak ajaaa…
@Adis : begini, misalnya A punya lembaga kursus. Pemerintah dimana lembaga kursus itu berdiri mengadakan proyek kursus gratis bagi orang2 ga mampu. Pemerintah pusat memberi Rp. 100 juta ke lembaga kursus itu via pemerintah setempat. Tapi oknum pemerintah setempat itu mengambil Rp. 40 juta dengan pembuat laporan keuangannya si lembaga kursus dengan nilai Rp. 100 juta. Padahal lembaga kursus itu hanya menerima 60 juta. Sekarang, si lembaga kursus itu mau mengakali seperti apa untuk harga 40 juta yang mereka tidak pernah menerima tapi dianggap menerima Rp 100 juta. Jadi ‘kan laporan keuangannya dibakalkan menjadi aneh. Jika tersangkut hukum, bisa dikatakan pemerintah setempat akan bisa cuci tangan, dan semuanya dilimpahkan ke lembaga kursus tersebut. Padahal yang memaksa untuk main akal-akalan adalah pemerintah setempat.
@Fahmi : dijamin ga terima pak, TQ
Leave a Comment