Salah Bantal

“Salah bantal” alias leher tegang selama berjam-jam saat tidur, sakit juga ya …..

Baru ngerasain Senin pagi (14/4/08), waktu bangun …. duh …. ga bisa diangkat kepalanya. Pelan-pelan tapi pasti akhirnya keangkat juga nih kepala.

Karena menganggu aktivitas dan sakit banget, dengan cepat saya minta diantar ke tukang urut. Tukang urut pertama ga ada di rumahnya. Jadi kita ke tukang urut ke dua. Kalau bapak sih ga rekomendasikan yang kedua, tapi gimana ya … saya ga tahu obatnya dan baru kali ini kena “salah bantal”. Saya juga ga mau diurut karena ga suka diurut.

Urutan pertama, membuat leher saya tambah sakit. Kata tukang urutnya kembali saja sore hari, karena belum selesai. Tidak sampai sore, siangnya saya kembali lagi karena sakitnya tambah menjadi-jadi. Katanya memang sakit tapi nanti beberapa hari sembuh kok. Beliau bilang, jangan lupa kasih koyo yang putih.

Glekk … duh …. pake koyo … hiiik hikkk, saya kenalnya koyo cabe. Dulu, pernah pake koyo cabe, ga sampai 10 menit, langsung dilepas, panaaasss rek … dan ngelepasinya harus menahan sakit karena kecabut juga bulu-bulu halus.

Ke toko obat beli koyo, nah di toko obat ditawarin koyo dari tulang macan (akhirnya tahu di rumah). Bapaknya ngasih tahu cara menggunakan koyo tersebut. Saya setuju untuk menggunakannya. Pokoknya apa aja deh buat sembuhin leher saya.

Sampai di rumah, saya baca, duh dari tulang macan. Kan saya pecinta the big cat and small cat. Yang membuat saya terheran-heran dan ketawa geli, bahan-bahan yang digunakan ga sesuai sama judul koyonya ! Ga ada tulisan dari tulang macan malah ada kata dari 3 macam ular. Bahasa tulisannya campuran bahasa Indonesia tempo dulu dan sekarang.

Bahan obatnya dibikinnja dari 36 daon-daonan, 75 matjem obat akar-akaran jang berfaedah, 5 matjem minyak, 3 matjem uler, lantas dimasak dan kerdjaken dalem tempo 3 hari 3 malem baru siap dan dijadilah ini obat (Koyo).

Saya panggang nih, tapi sayang nempelnya ga lama, katanya kulit saya berkeringat. Tapi boros ya .. kalau ga nempel, harus ke api untuk dipanggang. Saya saja dalam 30 menit sudah 5 kali koyonya dipanggang.

Akhirnya beli salonpas. Salonpas ga panas, padahal 3 lembar ditempel ke leher … 2 jam kemudian dicabut. Waktu tidur malam hari, saya pasang lagi salonpas, akhirnya panas juga tapi saya ga bisa tidur. Karena ga bisa tidur, jam 3 malam saya buka saja salonpasnya, akhirnya bisa tidur juga walaupun sebentar.

Pagi harinya, saya ga bisa buka mulut, susah nelan, susah makan dan minum, leher dan pundak sebelah kiri tambah sakit, malah sakitnya sampai ke kepala. Saya juga jemur bantal. Dokter gigi saya SMS pagi-pagi memberitahukan memajukan jadwal kontrol tanggal 20 April 2008, sayang saya ga bisa, nunggu sembuh dulu lehernya. Nanti ga jelas mana sakit karena urusan gigi atau sakit leher dan kepala yang tiba-tiba datang. Biasanya dokter gigi saya, kalau saya merasa sakit, beliau berhenti dulu. Wah, kalau berhenti terus lama donk selesainya.

Untuk bekerja di depan komputer saya ga sanggup untuk lama-lama. Cari di google, ketemu obat masa kini, namanya Neuropyron-V yang terdiri dari Methampyron 500 mg, Vitamin B1 50 mg, Vitamin B6 100 mg, Vitamin B12 100 mcg, minumnya 3 kali dalam sehari sesudah makan. Alhamdulillah, bisa tidur ….
Besok harinya, sepanjang waktu, saya oleskan counterpain dan seperti biasanya saya ga bisa bertahan lama di depan komputer. Malam hari, obatnya ga manjur, saya kembali ga bisa tidur.

Hari Kamis di malam hari, ga kuat juga dan disarankan oleh para pelanggan dan teman-teman di dunia maya, saya pergi ke dokter. Dan dokter memberi obat yang sejenis dengan Neuropyron-V tapi agak lebih keras dan ramah dengan lambung saya. Juga dikasih obat untuk merilekkan otot dan penenang.

Malam hari, bisa tidur :). Pagi harinya, lumayan tidak begitu sakit, kepala saya juga ga seperti ditarik, sudah mudah makan, nelan ludah, minum. Kata dokter, boleh saja diurut tapi harus pelan dan sembuhnya sekitar kurang dari 2 minggu. Dan jangan lupa masih diolesin balsem atau counterpain atau kompres dengan air hangat sering-sering.

Mudah-mudahan cepat sembuh, benar-benar tersiksa, sampai-sampai bales email, ngaco tulisannya :))

0 comments ↓

There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment