Ciri-Ciri Mau Merampok

Beberapa minggu lalu, tetangga saya kerampokan. Habis rumahnya diambil perampok. Sebelumnya juga ada perampokan di dekat rumahnya.

Menjelang puasa dan lebaran banyak sekali kejadian perampokan. Nah, inilah beberapa ciri-ciri orang mau merampok yang harus dicurigai:

  1. Ada orang asing yang tanya nama orang padahal ga ada orang yang bernama tersebut. Karena ga ketemu nama orang yang dicari kemudian dia tanya nama kita dan tanya nama rumah disebelah kanan dan kiri kita.
  2. Ada mobil asing yang hobinya nongkrong terlalu lama selama beberapa hari tidak jauh dari rumah.
  3. Ada orang asing yang hobinya mondar-mandir di depan rumah kita tanpa tujuan yang jelas sambil mencuri-curi pandang ke arah rumah.
  4. Ada orang asing yang pura-pura salah masuk dan salah gedor pagar.
  5. Ada orang asing yang teriak keras-keras pada rumah yang lampunya menyala.
  6. Suara telepon sering berdering di rumah kosong, kita sebagai tetangga yang mendengarkan waspada, kali aja itu perampok ngetes apakah ada orang di rumah tersebut.
  7. Ada orang yang ngangkut-ngangkut seperti mau pindahan rumah dengan mobil besar.
  8. Curigailah orang-orang yang bertampak penjahat atau terlalu necis atau berpakaian rada aneh/tidak lazim/tidak pada tempatnya.

Tips untuk tidak kerampokan :

  1. Kalau seluruh anggota keluarga mau keluar rumah dan rumah dibiarkan kosong dan berlampu di sore atau siang hari, tolong beritahukan ke tetangga kanan, kiri, depan dan titiplah no telepon yang bisa dihubungi, agar tetangga gampang untuk bertanya.
  2. Jangan seperti di Barat, kalau malam-malam buka jendela atau membiarkan pagar tanpa di gembok. Perampok akan mensurvey lebih dahulu apa kebiasaan kita.
  3. Sering-sering bergaul, ramah, tolong menolong dan bersilaturahmi ke tetangga, jadi kalau terjadi apa-apa tetangga tidak cuek bebek.
  4. Baca doa kalau keluar rumah atau tidak keluar rumah.
  5. Jangan sok pamer dan sok kaya.
  6. Tanaman mahal jangan didekatkan ke pagar.
  7. Gunakan insting Anda.
  8. Jangan memberi informasi sembarangan ke orang asing, bilang aja ga tahu.
  9. Kalau kita sendirian di rumah kemudian datang orang tak dikenal, jangan bilang kita sedang sendiri. Jika orang itu bertanya salah satu anggota keluarga kita contoh : “Ada Bapak?” bilang saja “Ada”. Padahal beliau tidak ada di rumah.

Telah diposting di Forum No. 1 Se-Indonesia tanggal 19 Agustus 2008 dan telah dihilangkan trid saya tersebut, entahlah oleh siapa.

Dan telah dicontek oleh seseorang di bagian Berita dan Politis pada Forum yang sama pada tanggal 21 Agustus 2008 tanpa dicantumkan sumbernya.

20 comments ↓

#1 Aldi on 08.26.08 at 6:09 am

Bermanfaat bgt tulisan ini.. teruslah semangat menulis uni :)

#2 fr3n on 08.28.08 at 1:33 am

gile bener tuh rampok, rumahnya sampe diambil segala, padahal isinya aja kalo diambil udah bikin pusing.
tapi infonya menarik sekali….. :)

#3 unita on 08.29.08 at 9:27 pm

Bener lho…kayaknya mesti hati2, mungkin “orang2 yang udah buntu pikirannya” mesti kejar setoran juga sebelum lebaran..masak sih di dekat rumah saya dalam seminggu ini ada 2 motor yang hilang. Salah satunya malah di halaman masjid waktu sholat magrib…ck..ck…ck…

http://www.missunita.co.cc

#4 imcw on 08.30.08 at 5:03 am

Mudah mudahan saya tidak mengalaminya.

#5 Artha on 08.30.08 at 5:33 am

perlu di catat yang satu ini; dan amati lingkungan sekitar rumah; makasi tipsnya

#6 Rosyidi on 08.30.08 at 5:56 am

Makasih tipsnya. Tapi kalo menurutku sih, selama kita gak pamer2, gak hidup mewah, insyaAllah gak bakalan digangguin orang.
Yang penting dalam hidup ini kan nyaman, bukan mewah. Mobil mewah, tapi setiap diparkir selalu was-was. Punya tanaman mewah, tapi selalu di pagerin. Dan lain-lain.
Emang sih gak salah, duit2nya sendiri. Tapi kalo itu semua justru membuatnya gak nyaman, meskipun dia dianggap kaya oleh orang sekitar kan percuma :)

Yang penting kita punya barang untuk dipakai bukan ditaruh di hati. Kalo barang ditaruh di hati, kalo hilang jadi sakit hati :)

#7 erd on 08.31.08 at 2:37 am

Kalau kita sendirian di rumah kemudian datang orang tak dikenal, jangan bilang kita sedang sendiri. Jika orang itu bertanya salah satu anggota keluarga kita contoh : “Ada Bapak?” bilang saja “Ada”. Padahal beliau tidak ada di rumah.

kalo yang datang sales panci atau peralatan rumah tangga aku nga berani bilang yang diatas.. ntar mereka mempromosiin sekaligus maksa … biasa ny kalo mereka datang kerumah aku jawabnya Bapak lagi kekantor dan ibu arisan.. langsung pergi tuh sales
:))

#8 Iman on 08.31.08 at 9:50 pm

amit amit..mudah mudahan nggak menimpa saya he he

#9 auliahazza on 09.01.08 at 2:08 am

@Aldi : iya makasih atas semangatnya. Terima kasih telah berkunjung :)

@f3rn : iya pusing ya, kan hartanya bertahun2 nyarinya :). Terima kasih telah berkunjung

@unita : pencurinya nekat amat ya sampai ke masjid :( hati-hati ini, ngambilnya bukan lagi sendal jepit :D

@imcw : amin pak, mudah-mudahan

@Artha : wah, makasih atas tambahan tipsnya :)

@Rosyidi : setuju 100%

@erd : iya ya .. betul juga

@Iman : duh jangan … amin

#10 BIE on 09.01.08 at 8:43 pm

paling aman, undang polisi untuk menjaga rumah sementara waktu kalo kosong xixixixi

#11 h4ris on 09.01.08 at 10:06 pm

paling aman memang rumah keong, kmanapun pemiliknya pergi slalu dibawa :)

#12 BolaNaga on 09.02.08 at 9:52 am

@auliahazza : Kalau isi dari blog di contek tanpa menyebut sumbernya… buat gue sendiri mah biarain ajah.. artinya kan artikel kita di blog di perlukan orang :) .
Artikel saya di blog juga di contek sekaligus 1 halaman tanpa menyebut sumbernya.. orang bisa membedakan mana artikel asli mana artikel palsu.. :)

@Rosyidi: Biasanya orang kalo keadaan finansial makin tinggi.. gaya hidupnya berubah makin tinggi juga.. dah yang pasti harta dan duit buat orang itu nomor satu… :)

kali aja nanti kalo orang itu dah di uruk dalam tanah.. tuh harta di bawa dalam kubur juga :))

#13 auliahazza on 09.02.08 at 6:44 pm

@bolanaga : ada peraturan di dalam dunia per blog-an, boleh copy paste tapi disebutkan nara sumbernya. Kalau banyak tulisan yang sama ada dimana-mana, bukannya bingung orang-orang, “ini tuilsannya aslinya siapa ya ?”

#14 BolaNaga on 09.04.08 at 3:48 am

Emang seh pada bingung…, tapi dengan membuat artikel yang banyak.. orang bisa membedakan mana yang asli kan… :)

Soal proses jiplak menjiplak dah hal lumrah dalam hidup jadiii yaaa buat gue seh…lanjuttt bikin artikel yang banyak… :)

#15 auliahazza on 09.04.08 at 6:37 pm

@bolanaga : iya sih, tapi kalau semua artikelnya bajakan semua gimana ya ?

#16 Fifi on 09.07.08 at 5:55 pm

humm..jaman sekarang ya, pencuri makin pinteer aja.. pagi-pagi pas anggota keluarga komplit aja bisa kecurian, hiek..semakin waspada ajalah ya..
btw, salam kenal uni.. he..

#17 Bonie on 09.07.08 at 8:20 pm

untung bukan aku malingnya hehe :D

bisuak pulang ni? taragak jo kampuang Bonie :)

Sawalunto dima Ni? Bonie di pasa remaja. :)

#18 auliahazza on 09.07.08 at 8:49 pm

@fifi : iya betul, pencuri sekarang pintar2. salam kenal juga fifi ;)

@Bonie : hehehe :D. Indak pulang. Ambo di Silungkang. Sawahlunto terkenal ya … selain batu baranya :)

#19 BolaNaga on 09.09.08 at 3:27 am

@auliahazza : Yaa tetep biarin aja… biar dia copy paste semuanya biar seneng :)

#20 asri on 09.12.08 at 1:33 am

biar aja!! dia biar puas

Leave a Comment