Entries from November 2008 ↓

Masuk TV …. hikhikhikkkk ….

Senang ya kalau kita masuk TV. Hebohnya itu lho, bisa sampai ke saudara-saudara, tetangga dan teman-teman.

Yang paling super heboh itu jika tiba-tiba orang yang kita kenal nonggol di televisi apalagi lihatnya tanpa sengaja sewaktu merubah-rubah channel. Kita akan manggil semua anggota keluarga yang ada di rumah. Misalnya : “Mamaaaaaa, ada si A ditelevisi, cepatan nanti keburu habis!!!”

Hehehehe ….. udah deh semua pekerjaan yang dipegang ditinggalkan, nontonlah kita rame-rame …… kasih komentar ini dan itu … hikhikhikk … sampai-sampai udah ga tahu apa yang diomongin di televisi.

Sambil berisik di depan televisi, pasti salah satu diantaranya sibuk telepon. Nah, soal sibuk telepon itu kalau yang masuk televisi itu saudara, teman paling lengket atau kenal sama yang masuk televisi. Apalagi kalau yang masuk televisi itu tinggalnya beda negara dan pulang ke Indonesia cuma 10 tahun sekali, cuma bisa email-emailan atau Ym-ym-an.

“Hallo … lihat disaluran ini deh, ada si A nih, cepatan nanti keburu habis”, dengan suara heboh …..

Lain lagi kalau jadwal pemunculan di televisi sudah tahu terlebih dahulu. Kita akan simpan tanggal dan jam pemunculannya. Pas hari H-nya, kita duduk anteng di depan televisi sebelum waktunya. Kalau si yang nonggol ditelevisi ada di rumah, dia sibuk cerita waktu saat pengambilan gambar … hikhikhikhikhik hik …. dan dan akhirnya ga gitu jelas apa yang disampaikan ditelevisi……. wakakakkakkk.

Benar-benar narsis habis deh ….

Dan terakhir yang masuk televisi dan tertangkap basah oleh adikku adalah dokter gigi saya di acara Good Morning seminggu yang lalu. Pembahasannya tidak jauh-jauh dengan pekerjaannya yaitu gigi.

Masuk Sekolah Jam 6.30 … OMG

Kata pemerintah DKI Jakarta, anak sekolah masuknya jam 6.30 WIB. Katanya untuk mengurangi kemacetan. Di 5 wilayah kota DKI Jakarta, jam masuk kantor berbeda. Misalnya Jakarta Selatan masuk kantornya jam 9 pagi, Jakarta Utara sekitar jam 7 (CMIIW).

Duh, kalau saya saat ini masih sekolah, rumah saya di pinggir Jakarta, bangun tidurnya itu loh … susah banget.

Waktu SMP kelas 3, saya pernah pulang pergi Tebet Timur - Bekasi Timur. Bapak saya sudah beli rumah di Bekasi. Karena nanggung sekolahnya, ribet ngurusin kepindahan sekolah …. ya tetap di sekolah di sana. Bangun tidur paling telat jam 4, paling cepat jam 3, itupun harus buru-buru makan, buru-buru mandi, buru-buru pakai baju.

Bangunnya itu, harus digedor pintunya. Itupun ga langsung bangun, pake ngulet dulu, bilang “masih ngantuk”, lihat jam, bilang “ah, masih jam 3 (jam 4)”. Pake nungging dulu, kepala dibenamkan dibantal, nah itu terserah apakah saya melanjutkan rebahan lagi atau melihat jam berjalan dengan cepat.

Kalau ibuku sudah teriak, nah baru saya benar-benar bangun dengan malas.

Semua serba cepat. Jam 4.30 harus sudah berangkat. Kejar bis, jarang dapat duduk, jadi ga bisa melanjutkan tidur. Sampai sekolah jam 6.30, juga ga bisa tidur - malu ah -. Paling beruntung bareng sama bapak naik motor. Wuihh, Kali Malang macet.

Jam 10 laper. Karena saya kelas 3 berarti pulang sekolahnya jam 2 atau jam 3. Naik bis juga, bisa lewat Blok M atau Cawang atau Kampung Melayu. Sampai di rumah jam 5 sore. Kalau bareng sama bapak saya bisa jam 7 malam sampai di rumah ….. ya saya jadi preman pasar dulu.

Mandi, makan, belajar, bobo jam 9 malam. Sebelumnya setrika baju sekolah. Begitu seterusnya. Cape banget. Alhasil, pelajaran saya menurun. Ga jadi deh masuk SMA 8.

Nah, kalau masuk sekolahnya jam 6.30, berarti dari rumah itu bisa jam 4 subuh.

Solusinya adalah kost dekat sekolah, atau nginap di rumah saudara yang dekat sekolah atau pilih sekolahan dekat rumah, ga peduli kualitasnya buruk atau nginap di sekolah :( …. wakakakakakak.

Kalau soal macet bisa diganti Trans Jakarta, dengan monorel. Kan yang bikin tambah super macet adalah Trans Jakarta :P.

Atau gini aja, bikin mobil bisa terbang seperti batman atau film-film ruang angkasa dan bisa menipis juga, setipis sepeda yang punya kaca dan terlindungi.

Diantara 2 Pria Ganteng

Pestablogger 2008 sudah berakhir kemarin, 22 November 2008. PB2008 merupakan keikutsertaan saya untuk kedua kalinya. Kemarin, saya menemani saudara. Juga ketemu sama Harry, istrinya dan anaknya. Ketemu juga dengan teman lama yang tahun kemarin ikut juga.

Suasananya lebih ramai daripada yang dulu. Menurut informasi yang datang 700 orang ditambah 5 orang asing yang sudah puas ngiter-ngiter Bali sampai dengan Jakarta.

Yang sekarang, lebih banyak doorprice, lebih banyak stand, lebih banyak yang gratisan, dan makanan lebih bagus yaitu menggunakan kotak, jadi semua kebagian. Saya tidak memperhatikan kotak makanannya. Waktu saya bawa pulang kotak makanan kecil tersebut, ibu bilang bahwa catering dari Titiek Puspa. Saya cuma lihat Puspa saja sih pas waktu makan siang.

Kebanyakan yang datang para pria …. hmm atau 50 : 50 ya … tapi yang saya perhatikan sih memang kebanyakan pria.

Yang paling menarik ada 2 cowok ganteng. Berdua orang itu selalu memperhatikan dari kami dari atas. Berdua orang itu sudah ada sebelum para tamu datang. Walaupun mereka berdiri terpisah, berdua cowok itu selalu menebarkan senyum kehangatan. Senyum Indonesia.

Berdua orang itu menggunakan baju kebesaran barat dan topi Indonesia. Suatu perpaduan yang sempurna. Dibaju mereka tersemat tanda jasa.

Sampai selesai acara, 2 cowok itu tetap setia berdiri di tempatnya dan masih menebarkan senyum, sampai orang tak ada lagi, sampai lampu-lampu padam dan ruangan tak ber-AC.

Semoga 2 cowok paling ganteng saat itu, menikmati meriahnya pestablogger 2008.

Hmm … ketemu lagi ga ya tahun depan ;)

Sssstttt …….. siapakah mereka ? ;)

Makan Durian

Musim durian di Sumatera Barat telah tiba. Biasanya, musim durian akan tiba antara bulan November sampai dengan Februari. Dan seperti biasa yang ada di Indonesia, kalau sedang melimpah harganya bisa turun. Pada sentral-sentral buah durian, harganya bisa anjlok sampai Rp. 500,- per buah. Di Jakarta muahaalll ….

Kebetulan keluarga bapak saya masih punya ladang yang isinya pohon durian. Terakhir makan di sana tahun 1987, rasa durian enak sekali. Belum pernah saya makan durian seenak itu di Jakarta. Tebal, berwarna kuning dan wangi, mungkin jatuh dari pohon dan variannya lain (kali ya … ). Karena ladangnya jauh dan jalan kesana susah, terbayar sudah dengan durian yang enak. Sampai disana, kita disambut sama harimau yang nonggolin kepalanya dari rimbunnya semak belukar. Anehnya kenapa, kenapa harimau itu muncul jam 10 pagi ya ? Padahal itu saatnya bobo :D

Durian di ladang bapak banyak sekali, jadinya dikirim ke Jakarta. Jarak tempuh ke Jakarta 30 jam. Ngebut banget … wakakakakk. Saya harus hati-hati makannya karena tidak cocok sama lambung, begitu juga dengan bapak punya darah tinggi :D

Sayang ya ….

Hmm …. kalau penyakitan semua, kenapa ga dijual saja ya ? hehehehe …

Setelah kiriman dari ladang keluarga bapak, ada lagi nih dari mertua adik … :D

Durian juga enak dimakan sama ketan atau diasamkan. Kalau diasamkan, biasanya dicampur dengan cabe merah yang digiling dengan agak banyak bawang merahnya. Proses diasamkan biasanya berlangsung 2 hari. Nanti makannya bersama dengan nasi. Enak deh :)

Razia Kartun Nabi di Warnet

Saya bingung sama Depag dan MUI Tasikmalaya, warnet dirazia karena situs Kartun Nabi. Kata mereka sih, untuk menghindari meluasnya kartun itu, mengecek apakah sudah diblokir situs tersebut.

Setahu saya, warnet biasanya memblokir situs-situs porno, tapi kalau sampai ke hal-hal yang lain seperti penghinaan, kok warnet lagi sih yang dibikin susah …

Memblokir situs-situs porno aja udah repot apalagi ditambah yang begonoan.

Sebenarnya tugas blokir-blokiran, apapun blokiran itu adalah urusan ISP, kalau blokir model penghinaan itu yang nyuruh pemerintah ke ISP bukan warnet, atau pemerintah Indonesia kirim surat ke yang punya situs blog, misalnya Wordpress atau Blogspot.

Berita lengkapnya ada di sini.

Windowsku Malang

Akhirnya, yang bisa diduga sebelumnya, Windows made in Microsoft kena virus.

Udah pakai AVG Free versi terkini dan sering diupdate tetap aja lolos tuh virus. Apalagi kalau salah pencet perintah, susah sembuhnya …

huhuhuhuhuhuhuhu …….

2 tahun lalu pernah pake AVG, kena juga, jadi pake AVG itu setengah hati. Maklumlah gratisan … ya gitu deh :(

Karena kesel, sock dan kuatir punya orang kena juga, saya hapus AVG terus ganti dengan Norton versi Trial.

Setelah download trialnya dengan sukses dan Norton ngendon di CPU dan sukses menghapus semua virus yang tidak terdetek oleh AVG sampai ke memori.

Setelah trialnya habis, saya kembali ke AVG dengan berat hati. Seminggu kemudian, kena virus lagi dari flash disk user …. mati deh ….

Lihat di internet, saya coba scan virus PCMedia.

Hihihihi …….. kehapus virusnya tapi explorer.exenya jadi bermasalah dan beberapa file bermasalah juga.

Ga tahu gimana memperbaiki explorer.exe. Menganggu sih, setiap mau buka my document, pokoknya yang berhubungan dengan explorer pasti ada kotak pesan, katanya memorinya rusak atau apa gitu …. (nanti aja deh isi kotak pesannya dikasih tau). Ada yang mau ngasih tahu caranya ? :D

Yang paling deg-degan jika ada user pake bluetooth, duh takut hp mereka kena virus. Saya juga ga tahu proses perpindahan virus lewat bluetooth :(

Pernah saya pasang AVG dan PCMedia juga. Biarin aja deh …. udah sebel …. AVG scan virusnya ga berfungsi .. wakkakakk

Gimana sih Microsoft ini, udah belinya mahal, kena virus melulu :(

Cepat ubanan gw sama Microsoft ……. :p

Kalau bukan keinginan user, ga bakalan beli Windows made in Microsoft :p

Link terkait :
Akhirnya …
Kursus Gratis
Yang Suka Internet dan Blog, Orang Bodoh !!
Menggunakannya Muter-Muter
Tudingan terhadap Open Source oleh Mie Kocok
Mau Dapat Uang Hingga USD 1 Juta ?
Tinggal Sentuh
PDF di OpenOffice
Every Time …. Every Day …. Every Year ….
Filenya Bervirus
Menentukan Sewa Warnet
Membuat Nomor Urut di Calc
Searching Secara Cepat
Pandangan Pertama Dengan Linux
OpenOffice, Office di Linux
Be Legal, Keadilan & Kemunafikan
Ngetik Arab Nyambung di OpenOffice Linux

Heritage Trail Of Sawahlunto Town

peta 1 2 3

Calendar Event Multicultural Festival 2008 Sawahlunto Historical Mining Tourism

Dalam Rangka Ulang Tahun ke 120 Kota Sawahlunto
Maka Pemerintah Sawahlunto
Pada Tanggal
28 November - 2 Desember 2008

Menyelenggarakan :

Pameran Songket Silungkang & Zarkasih – Sawahlunto Exhibition
Tempat : Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto
Hari : Jum’at – Selasa
Tanggal : 28 November – 2 Desember 2008
Pukul : 09.30 – 21.00 WIB (Selesai)

Lomba Baju Kurung Kreasi “Mama Mia”
Tempat : Halaman Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto
Hari : Jum’at
Tanggal : 28 November 2008
Pukul : 12.30 – Selesai

Pagelaran Kuda Kepang
Tempat : Lapangan Segitiga
Hari : Jum’at, Minggu & Selasa
Tanggal : 28, 30 November & 2 Desember 2008
Pukul : 15.00 – 18.00 WIB

Pagelaran Seni dan Budaya Multikultural “Paguyuban Jawa, Campur Sari & Wayang Kulit”
Tempat : Pentas Utama Lapangan Segitiga
Hari : Jum’at
Tanggal : 28 November 2008
Pukul : 19.00 – Selesai

Festival Band Sumbar – Riau & Jambi
Tempat : Lapangan Segitiga
Hari : Jum’at & Sabtu
Tanggal : 28 & 29 November 2008
Pukul : 16.00 – 23.00 WIB

Saluang Dangdut
Tempat : Terminal
Hari : Jum’at
Tanggal : 28 November 2008
Pukul : 20.00 WIB – Selesai

Paralayang Se-Sumatera
Tempat : Puncak Polan
Hari : Sabtu & Minggu
Tanggal : 29 & 30 November 2008
Pukul : 08.00 WIB – Selesai

Reog Ponorogo (Dharmasraya)
Tempat : Terminal
Hari : Sabtu
Tanggal : 29 November 2008
Pukul : 15.00 – 18.00 WIB

Penampilan Kesenian Daerah :
Kab. Pesisir Selatan
Kab. Agam
Kab. Solok (Tari Adok)
Kota Sawahlunto

Tempat : Pentas Utama
Hari : Sabtu
Tanggal : 29 November 2008
Pukul : 19.00 WIB – Selesai

Kota Bukittinggi
Kab. Sijunjung
Kab. Tanah Datar
Kota Sawahlunto

Tempat : Pentas Utama
Hari : Selasa
Tanggal : 2 Desember 2008
Pukul : 19.00 WIB – Selesai

Randai Lenggang Dunia (Padang Panjang)
Tempat : Terminal
Hari : Sabtu
Tanggal : 29 November 2008
Pukul : 20.00 WIB – Selesai

Pagelaran Seni dan Budaya Multikultural
Sanggar Nan Kombang
Sanggar Parmato Hitam
Paguyuban Batak

Tempat : Pentas Utama
Hari : Minggu
Tanggal : 30 November 2008
Pukul : 19.00 – 23.00 WIB

Makan Bajamba, Tabuik, Barongsai dan Tari Galombang
Tempat : Pusat Kota Sawahlunto
Hari : Senin
Tanggal : 1 Desember 2008
Pukul : 10.00 WIB – Selesai

Malam Puncak Hari Jadi Kota Sawahlunto
Penampilan Tari Kolosal
Opera Heritage Sawahlunto

Tempat : Lapangan Segitiga
Hari : Senin
Tanggal : 1 Desember 2008
Pukul : 19.00 WIB - Selesai

Information :
Saringan Sawahlunto - West Sumatra Indonesia
Telp./Fax : 0754.61032/61348

email : promoteam_sawahlunto@yahoo.com

Anak AC

Pernah dengar percakapan antara anak-anak bocah dan remaja soal AC ?

Wekkk …. duh “lagu”nya itu lho bikin saya empet. Bukannya saya sirik … tapi empet saya dengernya.

Percakapannya kayak gini. Saya misalkan dengan A, B, C dan seterusnya.

Pada saat cuaca super panas di Pulau Jawa.
A : Di rumah loe ada AC ? (sambil kipas-kipas buku dan bersuara sombong)
B : Enggak ada.
A : Kasihan donk kepanasan. Gw punya donk. (dengan raut wajah sombong)
C : Enak lagi punya AC. Gw kalau tidur ga pake AC engga deh …
A : B, lo minta beliin AC aja sama ortu. Masak hari gini ga punya AC. Miskin amat !!

Raut wajah B sedih.

C : Adik saya aja minta dibelin AC untuk kamarnya. Dan itu harus dibeliin !!.

B hanya bengong, karena dia tahu bagaimana keadaan keluarga si C. Suka sering besar pasak daripada tiang.

C : Kalau musim hujan, gw tetap pasang AC.

Memang sah-sah saja punya AC di rumah jika bisa bayar listrik, memberi makanan penuh gizi kepada anak-anaknya, bisa membiayai uang sekolah anak, bisa memberi sandang tapi dengan catatan tidak berhutang. Apalagi zaman sekarang susah, kita harus mengikat ikat pinggang sekeras mungkin.

Tapi jika si anak dari kecil selalu hidupnya tergantung dengan AC membuat dia menjadi pongah, merajuk, pemalas, selalu mengeluh (sebentar-sebentar bilang panas padahal ga panas) bahkan bisa memaksa kehendaknya, bikin susah orang jika menginap.

Kalau orang tuanya bisa keras untuk menolak dan memberi pengertian kepada anaknya sih tidak apa-apa, bagaimana kalau tidak. Kadang-kadang orang tua juga memberi hati kepada kemauan si anak dengan alasan : kasihan nanti kepanasan, keringat buntek, ga bisa tidur dan lain-lain.

Walah …. bagaimana dengan orang dulu, mereka belum mengenal AC, cukup kipas-kipas, buka jendela, dan masih banyak lagi cara untuk menghilangkan panas. Kreatif donk ….

Apakah generasi kita ke depan adalah generasi lebih manja ? Kita lihat saja nanti .. sekarang udah ada benih tuh .. satu persatu sudah tumbuh :(