Entries Tagged 'Bahasa' ↓

Belajar Bahasa Sunda, Ga Mau !!

Daerah tempat tinggal saya, termasuk provinsi Jawa Barat tapi penghuni lama banget adalah orang Betawi yang kena gusur dari kampung halamannya yaitu Senayan.

Makanannya pun rata-rata Betawi. Kalaupun ada logat Sundanya pun “ngejemplak”, tidak halus seperti orang Sunda asli.

Selain penghuni lama orang Betawi, banyak juga para pendatang dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

Karena tinggal di provinsi Jawa Barat, pelajaran sekolah khusus bahasa adalah bahasa Sunda.

Nah, ini yang diprotes. Kata para guru yang diprotes juga anak didiknya.

Ada yang bilang, “Bu, saya kan bukan orang Sunda, kenapa harus belajar bahasa Sunda ? Saya orang Jawa !”

Ada beberapa guru yang orang Betawi sudah mengajukan keberatan mata pelajaran yang satu ini. Menurut keterangan beliau-beliau sih, sudah lama diajukannya, tapi belum ada hasil.

Menurut saya sih tidak apa-apa belajar bahasa dimana kita tinggal. Toh, pasti suatu saat pasti ada manfaatnya. Misalnya kita lagi ngomongin orang yang didepan kita dengan bahasa yang tidak dimengerti olehnya. Hahaha …

Saya sebenarnya suka bahasa Sunda yang asli dan halus, logatnya dan intonasi suara mendayu-dayu dan ingin tidur ;)

O dan 0, F dan P

Seringkali bahkan terlalu sering, orang tidak bisa membedakan antara huruf O besar, o kecil dengan angka 0 (nol). O itu lebih gemuk ke kanan dan ke kiri. Huruf o itu lebih pendek tapi tetap gemuk ke kanan dan kekiri. Angka 0 (nol) itu lebih langsing ke atas.

Orang Sunda sering bilang P itu adalah F. P itu bilangnya F kali yach. Pernah saya bilang P, dia tekan huruf V.

Jika begini, yang repot dia sendiri dan gurunya jika belajar komputer. Dulu sekali, 1 kelas saya berisi 6 orang Sunda. Dan saya minta untuk ke Format - Font. Kata mereka, dilayar komputer tidak ada Pont, bu ! dengan logat Sundanya.

Loh … saya minta Font, bukan Pont.

“Tapi, bu … catatan saya tulisannya Pont”, kata salah satu dari mereka.

“Kemarin, saya kasih catatan di papan tulis, tulisannya Font, bukan P huruf awalnya tapi F huruf awalnya”.

Begitu sebaliknya. Awal-awal belajar sering terjadi kesalahpahaman. Dan saya mengharapkan kalau awalnya F harus ditulis dan dibaca F. Kalau awalnya P harus ditulis dan dibaca P.

Karena sering terjadi salah tekan tombol dan salah klik perintah, kalau begitu terjadinya pasti tanya “Kok ga ketemu yach ?”