Duh, maaf ya ….. baru mampir lagi, lagi sibuk yang lain dan juga males update blognya ….
Untuk yang comment dimasing-masing postingan, maaf baru baca sekarang … hmm udah telat ya ngasih tahunya
TQ ya udah ngingetin … ![]()
Kehidupan Yang Bervariasi
February 14th, 2009 — Curhat
Duh, maaf ya ….. baru mampir lagi, lagi sibuk yang lain dan juga males update blognya ….
Untuk yang comment dimasing-masing postingan, maaf baru baca sekarang … hmm udah telat ya ngasih tahunya
TQ ya udah ngingetin … ![]()
December 27th, 2008 — Curhat
Tahun baru Masehi dan Islam sudah dekat. Tahun baru Islam tanggal 29 Desember dan tahun baru Masehi … biasalah tanggal 1 Januari.
Waktu cepat berlalu ya …
Liburan bulan ini banyak dan saling berdekatan. Pasti sudah ada planning liburan tahun baru atau bahkan sudah pada liburan semua.
Tidak seperti tahun baru kemarin, tahun baru kali ini tanggal 1 Januarinya, siang-siang, adik mau ngadain bakar-bakaran.
Sttsssttt … bukan bakar rumah lho, tapi bakar ayam dan ikan
Coba bakarannya pas malam pergantian tahun baru … wow seru tuh. RT tetangga bikin acara kembang api, kan enak …
Tapi gpp deh … saya bisa nonton televisi sepuasnya, maklum jarang nonton televisi
Selamat tahun baru …. selamat bertambah umurnya
update : acaranya ga jadi ![]()
November 30th, 2008 — Curhat, Jokes, Movie
Senang ya kalau kita masuk TV. Hebohnya itu lho, bisa sampai ke saudara-saudara, tetangga dan teman-teman.
Yang paling super heboh itu jika tiba-tiba orang yang kita kenal nonggol di televisi apalagi lihatnya tanpa sengaja sewaktu merubah-rubah channel. Kita akan manggil semua anggota keluarga yang ada di rumah. Misalnya : “Mamaaaaaa, ada si A ditelevisi, cepatan nanti keburu habis!!!”
Hehehehe ….. udah deh semua pekerjaan yang dipegang ditinggalkan, nontonlah kita rame-rame …… kasih komentar ini dan itu … hikhikhikk … sampai-sampai udah ga tahu apa yang diomongin di televisi.
Sambil berisik di depan televisi, pasti salah satu diantaranya sibuk telepon. Nah, soal sibuk telepon itu kalau yang masuk televisi itu saudara, teman paling lengket atau kenal sama yang masuk televisi. Apalagi kalau yang masuk televisi itu tinggalnya beda negara dan pulang ke Indonesia cuma 10 tahun sekali, cuma bisa email-emailan atau Ym-ym-an.
“Hallo … lihat disaluran ini deh, ada si A nih, cepatan nanti keburu habis”, dengan suara heboh …..
Lain lagi kalau jadwal pemunculan di televisi sudah tahu terlebih dahulu. Kita akan simpan tanggal dan jam pemunculannya. Pas hari H-nya, kita duduk anteng di depan televisi sebelum waktunya. Kalau si yang nonggol ditelevisi ada di rumah, dia sibuk cerita waktu saat pengambilan gambar … hikhikhikhikhik hik …. dan dan akhirnya ga gitu jelas apa yang disampaikan ditelevisi……. wakakakkakkk.
Benar-benar narsis habis deh ….
Dan terakhir yang masuk televisi dan tertangkap basah oleh adikku adalah dokter gigi saya di acara Good Morning seminggu yang lalu. Pembahasannya tidak jauh-jauh dengan pekerjaannya yaitu gigi.
November 26th, 2008 — Curhat, Sosial, Story
Kata pemerintah DKI Jakarta, anak sekolah masuknya jam 6.30 WIB. Katanya untuk mengurangi kemacetan. Di 5 wilayah kota DKI Jakarta, jam masuk kantor berbeda. Misalnya Jakarta Selatan masuk kantornya jam 9 pagi, Jakarta Utara sekitar jam 7 (CMIIW).
Duh, kalau saya saat ini masih sekolah, rumah saya di pinggir Jakarta, bangun tidurnya itu loh … susah banget.
Waktu SMP kelas 3, saya pernah pulang pergi Tebet Timur - Bekasi Timur. Bapak saya sudah beli rumah di Bekasi. Karena nanggung sekolahnya, ribet ngurusin kepindahan sekolah …. ya tetap di sekolah di sana. Bangun tidur paling telat jam 4, paling cepat jam 3, itupun harus buru-buru makan, buru-buru mandi, buru-buru pakai baju.
Bangunnya itu, harus digedor pintunya. Itupun ga langsung bangun, pake ngulet dulu, bilang “masih ngantuk”, lihat jam, bilang “ah, masih jam 3 (jam 4)”. Pake nungging dulu, kepala dibenamkan dibantal, nah itu terserah apakah saya melanjutkan rebahan lagi atau melihat jam berjalan dengan cepat.
Kalau ibuku sudah teriak, nah baru saya benar-benar bangun dengan malas.
Semua serba cepat. Jam 4.30 harus sudah berangkat. Kejar bis, jarang dapat duduk, jadi ga bisa melanjutkan tidur. Sampai sekolah jam 6.30, juga ga bisa tidur - malu ah -. Paling beruntung bareng sama bapak naik motor. Wuihh, Kali Malang macet.
Jam 10 laper. Karena saya kelas 3 berarti pulang sekolahnya jam 2 atau jam 3. Naik bis juga, bisa lewat Blok M atau Cawang atau Kampung Melayu. Sampai di rumah jam 5 sore. Kalau bareng sama bapak saya bisa jam 7 malam sampai di rumah ….. ya saya jadi preman pasar dulu.
Mandi, makan, belajar, bobo jam 9 malam. Sebelumnya setrika baju sekolah. Begitu seterusnya. Cape banget. Alhasil, pelajaran saya menurun. Ga jadi deh masuk SMA 8.
Nah, kalau masuk sekolahnya jam 6.30, berarti dari rumah itu bisa jam 4 subuh.
Solusinya adalah kost dekat sekolah, atau nginap di rumah saudara yang dekat sekolah atau pilih sekolahan dekat rumah, ga peduli kualitasnya buruk atau nginap di sekolah :( …. wakakakakakak.
Kalau soal macet bisa diganti Trans Jakarta, dengan monorel. Kan yang bikin tambah super macet adalah Trans Jakarta :P.
Atau gini aja, bikin mobil bisa terbang seperti batman atau film-film ruang angkasa dan bisa menipis juga, setipis sepeda yang punya kaca dan terlindungi.
November 22nd, 2008 — Curhat
Musim durian di Sumatera Barat telah tiba. Biasanya, musim durian akan tiba antara bulan November sampai dengan Februari. Dan seperti biasa yang ada di Indonesia, kalau sedang melimpah harganya bisa turun. Pada sentral-sentral buah durian, harganya bisa anjlok sampai Rp. 500,- per buah. Di Jakarta muahaalll ….
Kebetulan keluarga bapak saya masih punya ladang yang isinya pohon durian. Terakhir makan di sana tahun 1987, rasa durian enak sekali. Belum pernah saya makan durian seenak itu di Jakarta. Tebal, berwarna kuning dan wangi, mungkin jatuh dari pohon dan variannya lain (kali ya … ). Karena ladangnya jauh dan jalan kesana susah, terbayar sudah dengan durian yang enak. Sampai disana, kita disambut sama harimau yang nonggolin kepalanya dari rimbunnya semak belukar. Anehnya kenapa, kenapa harimau itu muncul jam 10 pagi ya ? Padahal itu saatnya bobo
Durian di ladang bapak banyak sekali, jadinya dikirim ke Jakarta. Jarak tempuh ke Jakarta 30 jam. Ngebut banget … wakakakakk. Saya harus hati-hati makannya karena tidak cocok sama lambung, begitu juga dengan bapak punya darah tinggi
Sayang ya ….
Hmm …. kalau penyakitan semua, kenapa ga dijual saja ya ? hehehehe …
Setelah kiriman dari ladang keluarga bapak, ada lagi nih dari mertua adik …
Durian juga enak dimakan sama ketan atau diasamkan. Kalau diasamkan, biasanya dicampur dengan cabe merah yang digiling dengan agak banyak bawang merahnya. Proses diasamkan biasanya berlangsung 2 hari. Nanti makannya bersama dengan nasi. Enak deh ![]()
October 29th, 2008 — Curhat
Jangan sampai rumah kena rayap, bisa berabe. Rumah orang tua terkena makhluk ganas ini.
Mula-mula ketahuan rumah kena rayap karena langit-langit di ruang tamu turun dan terbelah. Tidak sampai jatuh ke lantai sih tapi belahan itu terlihat jelas. Sebelum hal itu terjadi, ada benda jatuh sangat keras ke langit-langit rumah. Kita kira ada orang iseng nyambit rumah, herannya kok ga kedengaran genteng pecah. Setelah dilihat ke atas loteng, ada tiang penyanggah genteng patah dan terlihatlah jejak-jejak rayap.
Paniklah orang tua. Kata beliau berbahaya kalau ada rayap, rumah bisa ambruk. Cepat-cepat dipanggil tukang untuk mengecek keparahannya.
Kita sih anak-anaknya ga begitu panik, wong ga ngerti. Dulu rumah yang lama ga ada rayap. Nah, rumah sekarang menurut keterangan orang lama, perumahan saya ini bekas kebun karet. Katanya memang banyak rayap (nah yang ini saya ga tahu apakah benar atau tidak). Dan perumahan saya ini memang terkenal rayapnya. Karena tidak tahu lingkungan baru banyak rayap, ya kita ga pake anti rayap waktu memperbaiki rumah 4 tahun yang lalu.
Tanda-tanda ada rayap : coba dekatkan kuping kita ke sesuatu yang berbahan kayu, misalnya kusen. Kalau ada suara berisik, nah dikayu itu ada rayapnya. Atau kita getok-getok dengan tangan, jika suaranya nyaring, berarti di dalam kayu itu sudah hancur habis dimakan rayap. Rayap juga bisa menghancurkan tembok. Tembok di dekat ruang tidur orang tua saya, juga kena. Kalau tembok agak menonjol keluar (merekah) dan terlihat pasirnya, bisa jadi itu ada rayapnya.
Jika ada makhluk terbang-terbang mengitari lampu, biasanya datang waktu mau hujan, nah itu rayap yang siap menikah dan membuat koloni baru (dulu saya kira itu kunang-kunang ….. hehehehe).
Setelah tukang cek sana dan sini, divonislah rumah orang tua dalam keadaan parah. Harus cepat-cepat diperbaiki, kalau ga cepat diperbaiki dalam seminggu bisa ambruk.
Karena biaya sangat terbatas, kita tidak menggunakan jasa pembasmi rayap. Jadi pake obat anti rayap saja. Selanjutnya tinggal tukang yang ngatur bagaimana baiknya.
Sampai hari ini, tukangnya masih mengerjakan perbaikan. Mulai bekerja kira-kira di minggu kedua Oktober.
Dan saya yakin, 5 tahun lagi pasti nih rumah kena rayap lagi, wong ratunya belum ketemu
dan para tetangga masih menyimpan rayap-rayap …
October 8th, 2008 — Curhat
Angin kencang serem ya …
Kemarin sore hujan nya sih ga gitu-gitu amat, cuma banyak geledek. Keliatan kilatnya di langit. Yang bikin seru anginnya itu, keuunnncang amat. Sampai pohon hias di depan rumah roboh. Untung cuma ditaruh di bekas kaleng cat yang gede. Angin itu membuat pohon belimbing tetangga terombang-ambing ke kanan dan ke kiri. Begitu juga pohon mangga di depan kamar saya. Malah papan nomor rumah copot dari pakunya. Kalau dekat kantor kelurahan, pohon palem juga roboh.
Berhubung banyak sekali got yang rusak disekitar lingkungan saya, jadilah banjir walaupun hujannya ga super lebat. Tapi tempat saya tidak banjir. Ada juga yang ga pernah banjir, jadi banjir.
Rumah-rumah banyak juga yang bocor, karena gentengnya bergeser tertiup angin.
Luar biasa kejadiannya …. tapi jangan sering-sering ya … ![]()