Entries Tagged 'Story' ↓
September 13th, 2007 — Kesehatan, Photo, Sosial, Story
Rabu kemarin, gempa melanda Bengkulu, Sumatra Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan sekitarnya bahkan sampai negara tetangga. Pusat Gempa di Bengkulu dengan kekuatan 7.9 Skala Richter pada pukul 18.10 WIB. BMG memberikan peringatan tsunami tapi sudah dicabut.
Saat itu, saya sedang menonton siaran berita dari ANTV. Penyiar berita saat itu mengumumkan bahwa di studionya terasa guncangan. Saya lihat layar televisi bergerak tapi penyiarnya tetap siaran, tidak beranjak dari tempatnya.
Loyalitas terhadap pekerjaan dan pemirsanya … hebat ya … nyawa taruhannya. Dia terus siaran sampai gempa reda. Cukup lama juga.
Yang nonton aja panik lihat layar televisi bergerak tak tentu arahnya. Mukanya saya lihat ketakutan tapi “jalan” terus siarannya …
Saya sendiri ga terasa gempa tapi adik laki-laki saya terasa karena dia duduk di lantai. Kalau saya duduk dikursi. Hmm … biasanya terasa sih … tapi ga tahu kenapa tidak terasa.
Sepupu, suaminya, anak-anaknya dan ibu sepupu saya yang tinggal di kota Padang ketakutan sekali. Rabu, mati lampu. Karena sering gempa, mereka tidur diluar rumah.
Tadi pagi, 5 Pagi (Jum’at, 14/9/2007), saya nonton berita di MetroTV bahwa gunung Talang sudah gempa 400 kali. Saya harap ke mereka untuk pulang ke Silungkang. Kalau sampai Gunung Talang meletus, terus ada gempa besar dan tsunami mereka tidak bisa pulang ke Silungkang. Untuk lewat Silungkang harus melewati Solok (Gunung Talang).
Menurut keterangan sepupu saya, hari Jum’at sudah hidup lampu, rumahnya tidak ada yang rusak. Banyak saudara dari pihak suami yang tinggal di rumah mereka karena letaknya lebih tinggi. Bantuan sudah datang, sudah ada yang memberi instruksi cara menyelematkan diri dari Tsunami.
Menurut wawancara kemarin pagi di MetroTV dengan ahli geologi BPPT bahwa kita menunggu gempa kekuatan 9 Skala Richter. Bapak tersebut mengharapkan bahwa gempa yang terjadi saat ini dicicil sehingga tidak terjadi yang 9.
Tapi beliau tidak tahu apakah ini gempa cicilan atau nanti ada yang 9. Beliau tidak tahu kapan yang besarnya.
Tapi saya harap ga terjadi yang 9. Duh …
Gempa di Bengkulu dan Sumbar akan terjadi dalam 2 pekan dengan skala lebih dari 5, menurut BMG.
Video : CNN
News : Yahoo, Liputan6.com, Are We Ready for Another Tsunami
Photo : AFP, Reuters
An Indonesian girl kisses her cat near her collapsed house in Lais, Bengkulu, Sumatra island, Indonesia, Thursday, Sept. 13, 2007. Three powerful earthquakes jolted Indonesia in less than 24 hours, triggering tsunami warnings, damaging hundreds of houses and sending panicked residents fleeing to high ground. Rescuers feared some victims were trapped beneath the rubble. (AP Photo/Dita Alangkara).

An Indonesian rescue team removes a body from a damaged building in Padang of West Sumatra province September 13, 2007. Indonesia’s Sumatra island was pounded by aftershocks on Thursday after the world’s most powerful earthquake so far this year killed at least six people and buried many more under buildings. REUTERS/Singgalang- Muhammad Fitrah (INDONESIA).

A motorist passes cracks in a damaged road at Air Besi in North Bengkulu, 13 September, a day after a massive 8.4 magnitude earthquake shook the region. Huge aftershocks rumbled across Indonesia’s Sumatra island on Thursday but officials said the damage from a massive earthquake that killed 10 people was not as bad as feared.(AFP/Adek Berry)

A mother holds her son as he is treated by a doctor at makeshift tent hospital in Bengkulu September 13, 2007. Indonesia’s Sumatra island was pounded by aftershocks on Thursday after the world’s most powerful earthquake so far this year killed at least six people and buried many more under buildings. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA)

Hospital patients stay at a makeshift tent after an earthquake, in the Indonesian city of Bengkulu, September 13, 2007. Indonesia’s Sumatra island was pounded by aftershocks on Thursday after the world’s most powerful earthquake so far this year killed at least six people and buried many more under buildings. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA)
September 12th, 2007 — Story
Besok puasa nih … Waktu cepat berlalu ya.. sudah puasa lagi. Saya ingin sekali melakukan sebaik-baiknya, mungkin saja puasa tahun depan ga ketemu …
Pasti teman-teman sudah banyak menerima SMS permintaan maaf.
Acara meminta maaf sebelum puasa di Indonesia baru-baru ini dilaksanakan, kurang lebih 8 tahunan
Tepatnya sih ga ingat.
Zaman bahola ga ada lho, waktu saya kecil sampai 4 tahun saya kerja.
Waktu pertama kali “acara meminta maaf sebelum puasa” ini dilaksanakan didapat dari teman di YISC.
“Auliah, mau puasa nih, minta maaf jika ada salah”
Langsung deh saya bilang (masalah saya kurang suka sama orang yang minta maaf jika tidak punya salah sama saya)
“Lho, kamu ga pernah salah sama saya, ga ada perlu dimaafkan. Terus apa hubunganya sama puasa ? Dari dulu kita ga ada acara memaafkan, adanya waktu lebaran”
Dia nerangin alasan kenapa harus meminta maaf jika ada salah. And I ic.
Dan sampai sekarang, acara meminta maaf terus berjalan.
Walaupun rada aneh menurut saya, tapi karena positif dan tidak merugikan kita sokkk atuh … saling memaafkan.
Dari pesan YM ada yang bilang gini :
Do’a Malaikat jibril Menjelang Ramadhan ” “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); * Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri; * Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapat kita bayangkan, yang berdo’a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum’at.
Kemarin dapat SMS dari teman dengan bunyi seperti ini :
“Assalamu’alaikum sahabat, seblm nanti kita puasa, ijinkan saya memohon maaf atas segala perbuatan & lisan saya selama ini yg tdk terjaga, menyakitkan perasaan & tdk menyenangkan. Selamat menjalani ibadah bulan puasa ya nanti. Semoga segala amal kebajikan dpt kita raih & diridhoi Allah SWT”
Kata-kata yang menyentuh hati. Saya cuma bisa terpana dan bingung mau bales dengan kalimat apa ya …
Akhirnya saya bales : “Idem” 
Saya kembali melanjutkan pekerjaan sambil mikir “kok jawabnya idem ya ?” 
Ada lagi nih :
Bila Ramadhan adalah lentera, izinkan membuka tabirnya dg maaf, agar cahyanya menembus jendela jiwa, hapuskan tiap helai khilaf, slmat mnunaikan ibadah puasa.
Duh, jawab dengan kalimat apa ya …. maunya sih kreasi sendiri tapi ga sempat. Jadi jawabnya : maafin juga ya jika ada kesalahan kata-kata dan perbuatan.
Mau tanya juga penasaran dari dulu, SMS ucapan maaf untuk menjalankan ibadah puasa, lebaran and tahun baru itu “idem” ga ya untuk semua orang ? Maksudnya si A kirim kalimat ucapan ke B, si B kirim kalimat si A ke C, si C kirim kalimat si A ke D ? 
Sebagai penutup, simple aja (hehehe ga tahu harus ngomong apa) :
Maafin ya kalau ada salah dalam penyampaian kata-kata di blog ini. Maaf lahir dan batin.
Met Puasa …
September 7th, 2007 — Sosial, Story
Perencanaan bagus jika dibuat jauh-jauh hari. Kita bisa lebih santai, lebih mantang, lebih rapi dan lain-lain.
Begitu juga puasa dan lebaran. Orang-orang sudah jauh-jauh hari membeli tiket untuk mudik. Hal ini dilakukan untuk menghindari kehabisan tiket, harga tiket yang mahal 10 hari sebelum lebaran dan antrian panjang yang melelahkan.
Seperti tahun-tahun terdahulu selalu begitu.
Berita Liputan6 Siang memberitakan bahwa tiket kereta api pulang kampung saat -10 lebaran naik hingga 40%.
Nah, pasti banyak yang sudah pesan tiket saat ini. Ayo pesan tiket sekarang, nanti keburu habis dan mahal 
Saudara saya tanya, “Auliah, lebaran nanti mau kemana?”. Sesaat saya bengong, “Hehehe, ga tahu, mungkin di rumah saja”. Jawab ngasal 
Saya cuma ketawa kecil. Lucu aja, puasa aja belum tapi sudah sibuk menyambut lebaran.
September 5th, 2007 — Bisnis, Sosial, Story
Dalam dunia dagang ada hal-hal tertentu yang harus dirahasiakan oleh publik. Saat-saat tertentu juga si pedagang akan berbincang-bincang kepada salah anggota keluarganya soal perniagaan didepan orang banyak/pembeli. Bisa jadi ini situasi yang tidak bisa dihindarkan sehingga dengan terpaksa berbicara di depan orang banyak (pembeli).
Misalnya harga pokok (modal) suatu barang, lokasi mana barang itu diambil dan sebagainya.
Paling enak orang Cina. Karena orang Indonesia masih jarang mengerti bahasa negara tirai bambu tersebut.
Kita/orang pribumi pun yang berniaga dapat saja menggunakan bahasa daerahnya. Misalnya bahasa Jawa, Minangkabau, Aceh, NTB, Papua, Maluku dan lain-lain.
Kami sering mengalami kendala dalam bahasa rahasia ini. Karena sering kali juga harus mengutarakan suatu rahasia yang tidak boleh orang tahu, dan kebetulan kami dalam posisi di tempat publik alias di toko.
Kalau kami menggunakan bahasa Indonesia, tentu semua orang tahu apa dibicarakan. Jika menggunakan bahasa Sunda, saya hanya bisa 10 %, adik saya 80%, Bapak saya bisa 40%. Maklumlah adik saya pindah SMP ke Bekasi, dia mendapat pelajaran bahasa Sunda. Sedangkan saya pindah SMA ke Bekasi sudah tidak belajar bahasa Sunda. Kalau bahasa Sunda dipergunakan, pasti saya malah sering ga nyambung dan sering tanya “Apa tuh artinya ?”. Bahasa Sunda ditempat saya (Depok) dari anak anak kecil sampai orang besar disana mengerti dan bisa mengucapkannya.
Kalau bahasa Jawa, duh kami cuma ngerti 1%, Bapak saya mengerti bahasa kasarnya sekitar 60%, bahasa halusnya 10%. Tapi pernah lho teman saya berbicara dengan teman saya yang lain menggunakan bahasa Jawa. Kebetulan ditengah-tengah antara mereka ada saya. Karena saya mengerti apa yang diomongin, langsung deh nyeletuk, “Bagaimana kondisi dia sekarang ? Sudah baikan ?”. Keduanya bengong melihat saya. Ketahuannya ni yee …. 
Bahasa Cina … apalagi … kami ga bisa sama sekali. Bapak saya bisa 20%. Bapak sering sih ngasih tahu bahasa Cina yang angka tapi kok ga masuk otak ya … 
Bahasa Silungkang (Minangkabau). Bahasa kampung halaman saya ini kebanyakan ada persamaan dengan bahasa Indonesia. Walaupun orang yang bukan Silungkang pun pasti mengerti banget kecuali kalau kami ngomongnya sambil kumur-kumur. Bahasa Minangkabau menurut saya ada dua yaitu Minangkabau laut dan Minangkabau gunung. Kalau gunung itu salah satu contohnya Silungkang, rada-rada kemelayu-melayuan, jarang ada O-nya, masih ada persamaan dengan bahasa Indonesia.
Bahasa Inggris, everybody know … Ga mungkin ga ngerti kecuali anak balita.
Jalan keluarnya, menggunakan bahasa Perancis. Saya pernah belajar selama 2 tahun menggunakan bahasa kumur-kumur itu. Saya anak IPS yang dalam seminggu belajar bahasa Perancis 5 hari, ada yang 1 kali pertemuan 2 jam, ada yang 3 jam. Walaupun ga bisa banget-banget, maklum kalau ulangan selalu kurang tanda kutipnya melulu. Tapi ada-lah. Lupa … ? Tinggal diasah lagi 
Adik saya selama 10 tahun bekerja di orang Perancis. Bos dan temannya berasal dari negara fashion itu. Adik saya jadi Sekretaris. Masak selama 10 tahun ga bisa nyuri-nyuri ilmu walaupun cuma sedikit.
Saya sering kok tanya ke dia, kalau kata bahasa Perancis yang ini diucapkan apa ? Dia bisa kok jawabnya.
Kita sih sebenarnya sering membahas soal angka, kata modal, kata tidak dan ya. Jadi hapalkan saja yang itu dulu.
Bereskan …
Tapi sampai sekarang ga dilaksanakan
… keseringan pake bahasa bisik-bisik 
September 3rd, 2007 — Bisnis, Story
Kalau di bulan Ramadhan banyak sekali penjualan dadakan yang menjual penganan khas buka puasa. Ada kolak, es kelapa, kolang kaling, semua makanan kecil khas seluruh daerah di Indonesia, asinan, korma dan lain-lain.
Yang saya herankan kenapa ada yang jualan asinan sayur, rujak, bahan yang terbuat dari ketan.
Asinan sayur itu kan mengandung cuka. Kan asam. Kasihan perut. Kalau yang lambungnya sakit, bukannya sembuh malah tambah parah. Rujak juga pedas ya …. idemlah ….
Kalau ketan itu keras ya… kasihan donk usus jika tiba-tiba menerima ketat, walaupun sudah dikunyah halus digigi.
Saya pernah tanya sama ibu-ibu yang jualan asinan dan rujak. Menurut keterangan beliau, banyak yang minta. Dia tahu kalau tidak baik buat makanan pembuka puasa.
Duh …. saya jadi ga ngerti …
August 31st, 2007 — Bisnis, Kesehatan, Sosial, Story
Uang RI kenapa jarang yang cakep ya … jika sudah beredar dari tangan ke tangan. Dari bank, mulus, bagus, ga lecek, bersih tapi sudah pindah tangan ada saja yang berubah.
Parahnya uang RI yang sobek terus disambung menggunakan silotip sedemikian rupa masih bisa jadi alat pembayaran.
Bukan sobek saja, ada yang sengaja disundut dengan rokok, bekas steples, ada tulisan “I love Dian”, “Wayang orang”, “Fuck you”. So what gitu lho … !!! Rupanya kita memang hobi “meninggalkan jejak” selain di pohon, di dinding gua, di batu, tembok rumah.
Ada juga robekan dipinggir uang.
Duh, kalau ga teliti dan diterima sahlah menjadi pembayaran transaksi pembelian/penjualan.
Sudah 3 bulan saya menerima uang yang diselotip. Jadi saya harus mencek bolak balik. Kalau ada sobekan, disilotip, saya ga terima. Terus ada uang sudah “Dekil of de kumel”. Ihhh …. jijik kalau megangnya. Kalau di mikroskop udah berapa juta bakteri yang ngendon disana. Apalagi uangnya untuk nutupin mulut jika batuk atau bersin. Yeaakkk ….
Kalau uang Rp. 100.000 model plastik saya ga terima kalau sudah disteples apalagi ada bekas sobekan ditengah.
Kita punya kebiasan meremek (apa ya istilahnya) atau membuat kusut, dibuntel-buntelin, dilipat-lipat. Duh …
Belum lagi kita harus hati-hati, jika ada uang besar, apakah uangnya palsu atau tidak ?
Coba pemerintah kita punya Undang-Undang yang mengatur uang yang dipergunakan sebagai transaksi jual beli harus rapi, bersih, tidak boleh dilipat, dilecekin, diremek-remek, sobek, dibolongin, dicoret-coret, dll deh.
Kalau ketahuan dengan sengaja memperlakukan uang RI dengan tidak hormat dipenjara 20 tahun.
August 29th, 2007 — Bisnis, Sosial, Story
Tarif tol naik lagi ya .. gile bangeeettt. Jauh dekat sama saja. Udah kayak tarif Metromini sama Kopaja.
Jadi ingat tinggal di Bekasi.
Kalau mau ke Bekasi selain lewat Kali Malang yang super macet jika jam sibuk bisa melalui jalan tol. Sami aja sih, but ga gitu-gitu banget macetnya. Lumayanlah.
Ciri-ciri macet jalan tol Dalam Kota, Cawang - Bekasi Timur itu khas banget, ga tahu deh kalau yang lain. Kadang-kadang macetnya ga jelas gitu. Pas nyampe pembayaran ga ada apa-apa, mungkin macetnya karena ngantri bayar kali ya .. Tapi itulah mengesalkan … macetnya sampai Cawang booooo
Bahkan sampai Komdak.
Kalau pagi hari, macet itu bisa dari Tol Barat karena bayar tol di Jatibening terus sampai keluar pintu Komdak.
Sebab lain macet di tol karena dilain arah ada kecelakaan. Arah yang berlawanan tidak ada kecelakaannya tapi macet. Mobil-mobil yang melewati kecelakaan tersebut memperlambat kecepatannya … mau ngapain ? NONTON SEKILAS PANDANGAN 
Tapi lumayanlah masih bisa jalan walaupun kayak keong kecepit pintu 
Tol macet super parah, jika ada kecelakaan super hebat yang memakan dua arah jalan atau kecelakaan itu baru saja terjadi.
Dijamin bisa ga jalan benaran selama 3 jam lebih.
Saya pernah tuh, pulang jam 5 sore sampai di rumah jam 9 malam, sudah termasuk nungguin bis datang. Rupanya ada kecelakaan berat. Mobil ke arah Cawang, terbang ke jalan berlawanan yaitu arah Bekasi. Kecelakaan yang hebat. Atau truk selip ban, tumpah semua isinya, melintang ditengah-tengah. Ya .. nasib nungguin mobil derek yang juga kejebak macet.
Tidak selamanya tol itu macet. Kalau jam sepi, jarak tempuh dari Komdak sampai Tol Timur bisa 25 menit. Persis seperti iklan perumahan yang banyak bertebaran di sana. Pernah juga saya di jalan tol cuma 15 menit. Bayangkan. Gile .bener !! Supirnya ngesot habis … pas keluar jalan tol Timur, 90 % penumpang pada turun semua termasuk saya. Kata mereka, cari penyelamatan diri.
Setiap kenaikkan tarif tol dan BBM, ongkos bis juga naik. Terakhir itu Rp. 3.500,- untuk Patas Biasa. AC itu Rp. 4.000,- sudah termasuk ongkos tol.
Menurut informasi mantan tetangga, ongkos bis sudah Rp. 5.000,- sudah termasuk bayar tol. Kalau sekarang ga tahu, apakah ongkos bis bisa turun ? Karena jarak Bekasi ke Komdak itu sangat jauh dan hanya bayar 1 kali saja. Kalau dulu harus bayar 2 kali.
Hmm … seperti biasanya sih kalau harga sudah naik susah turunnya lagi
Kita mah pasrah saja, karena dia monopoli. Ada sih PPD AC tapi jumlahnya sedikit dan lama datangnya serta lelet jalannya.
Dibandingkan dengan ongkos ke Bekasi lewat tol, PP cuma Rp. 10.000,- sudah sampai Blok M. Tinggal ditempat sekarang lebih mahal ongkosnya. PP bisa menghabiskan ongkos Rp. 50.000,-.
August 17th, 2007 — Politik, Sosial, Story
MERDEKA !!!
Setiap tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Kemerdekaan yang diperjuangkan dengan jerih payah yang luar biasa, mengorbankan banyak jiwa dan harta.
Kemerdekaan yang tidak diberikan secara cuma-cuma dari penjajah. Pendahulu kami merebutkan dengan gagah berani, meneteskan darah dan linangan air mata.
Sekarang, kami, generasi penerus masih berjuang untuk lepas dari penjajah yang terselubung. Penjajah ini menekan mental bangsa kami. Mereka berusaha merebut secara perlahan tapi pasti apa yang kami miliki selama ini.
Mereka ya.. mereka … dengan berbagai cara mereka akan merebutnya. Mereka mempunyai mata-mata yang sudah dari dulu mengetahui apa yang kami miliki. Kami miliki sesuatu yang sangat berharga dan mereka sudah tidak memilikinya untuk melanjutkan kehidupan.
Jika saat itu datang, rakyat Indonesia akan merapatkan barisan, dengan semangat berkorban menghadang dengan gagah berani.
Rakyat Indonesia bisa melupakan kesengsaraan, pertikaian, kemelut demi mengusir mereka.
Demi Indonesia ….
Baik buruknya Indonesiaku tetap INDONESIAKU.
JANGAN USIK KAMI JIKA MEREKA TIDAK MAU KENA AKIBATNYA.
SELAMAT PANJANG UMUR INDONESIAKU.
August 8th, 2007 — Movie, Sosial, Story
Malam tadi, tanggal 9 Agustus 2007, jam 00.04 WIB atau ada yang bilang 00.06.
Ada GEMPA dengan kekuatan 7 skala Richter. Menurut Geologi USA, 7.5 skala Richter
Saya sendiri baru tidur jam 00.01. Baru 90% dibawah alam sadar, bunyilah SMS. Kaget, lemes … rupanya ada sms dari adik yang menanyakan “Terasa gempa ga ?”. Saya bales, “Tidak”.
Dia bales lagi, “Ada gempa”. Saya cari jalan tengah, “Gini aja, Auliah hidupkan televisi, terus ke MetroTV, OK”.
Mata sih masih setengah terbuka, jantung berdebar kencang bukan karena gempanya tapi karena SMS datang ditengah malam.
Iya benar, diberita berjalan MetroTV, ada gempa di Indramayu, tapi belum terlihat berapa skala. Maklumlah, mata baru setengah terbuka.
Setelah tahu ada gempa, matikan TV, SMS ke adik memberi kabar bahwa memang ada gempa dan saya suruh dia tidur karena sudah aman.
Paginya, langsung hidupkan TV. Wouuu …. gede juga skalanya dan hampir dekat Jakarta.
Kemudian buka komputer dan cari berita dunia, ketemu CNN. Di CNN penyampaiannya seru juga, klik di bagian Indonesia earthquake explainer. Coba di televisi Indonesia neranginya seperti itu.
July 26th, 2007 — Sosial, Story
Ada seorang suami sedang menekan tombol diponsel untuk menanyakan kepada istrinya kapan pulang ke rumah.
Istrinya sedang berada di salah satu pasar tradisional Jakarta. Istrinya mempunyai toko. Salah satu produk yang dijualnya adalah makanan kecil.
Makanan kecil ini bukan buatan sendiri tetapi titipan orang. Setelah pukul 5 sore, makanan kecil tersebut jika tidak habis terjual boleh diambil gratis.
Kembali ke suami.
Setelah menekan tombol ponsel selama kurang lebih 15 menit sambil mengeluh atas ketidaksukaan terhadap teknologi ini terkirimlah kalimat : “Mama tersayang, nanti kita pulang ke rumah jam berapa ?”
Tidak berapa lama, ada pesan dari istrinya yaitu
7
Hanya 1 huruf yaitu angka “7″
Apa kata suaminya ?
Duh, saya sudah cape-cape tekan tombol, jawabnya cuma 1 huruf, kenapa ga ada pertanyaan “Pap, mau dibawain apa dari pasar ? Kue ? Ga ada romantisnya, minimal basa-basi kek, kalau tahu begini ga usah sms deh …” 
July 26th, 2007 — Story
SMS memang murah. Kita ketik dengan banyak kata hanya bayar (misalnya) Rp. 250 sekali kirim. Kalau nelpon, bisa (misalnya) Rp. 1.250 per menit. Malah sekarang ada yang sms gratis antar sesama atau lain provider.
Tapi semenjak punya HP, kalau mau jujur saya lebih memilih nelpon. Kecuali kalau ponselnya dimatikan dengan terpaksa saya sms.Masalahnya saya malas tekan tombol-tombol karena untuk 5 kata saja, lama untuk mencetnya. Saya lihat orang-orang kalau mencet tombolnya super cepat ya….
Pernah saya dapat sms dari teman, bales nih. Baru saja ponselnya dikunci … eeh sudah nyampe balesannya, 10 kata lagi. Wuihhh cepat banget tekan tombolnya.
Pernah juga saya sms dengan banyak kata hampir mendekati batas jumlah huruf yang diperbolehkan. Pokoknya saya jelasin secara detail agar dia ga balik tanya dan saya ga perlu sms lagi. Tapi rupanya dia balik tanya lagi dan sebenarnya jawabannya sudah ada di sms pertama saya. Atau dia tanya yang lain.
Duh, dengan berat hati, saya bales. Terus dia bales lagi. Saya bales lagi.
Cape deh … sama juga boong. Padahal saya tekan tombolnya hampir 15 menit.
Kalau gini lebih baik nelpon deh …. 
July 18th, 2007 — Sosial, Story
Dua hari yang lalu, jam 23.43.16 yang lalu dapat SMS yang berbunyi :
Anda mendapatkan pulsa Rp250000 dari kartu simPATI TELKOMSEL. Untuk mengaktifkan tekan:*858*081342065036*25# Ok/yes.
Salam kirim nih orang, saya kan ga pake SIMPATI apapun versinya
Kalau dia mengirim pulsa gratis ke saya percuma, begitu sebaliknya. Tidak bakalan nyampai.
Nol 4 lagi. RUGI BANDAR !!
Kalau ada yang dapat pulsa gratis, kata yang benar adalah :
Anda mendptkan penambahan pulsa Rp 10000 dari simPATI 0812***** tgl 29-06-2007 19:18:54. Utk mengecek pulsa Anda silahkan ketik *888#
Sender : 858
NAH ITU YANG BENAR
Bukan kita yang disuruh transfer ke nomor itu
Jadi hati-hati, apalagi tuh orang ngirimnya malam-malam, kita lagi ngantuk. Wah, kalau ga dibaca ulang, habis deh pulsa kita.
July 16th, 2007 — Movie, Musik, Photo, Sosial, Story
Myspace pasti kita sudah tahu apa itu. Ya .. seperti Friendster (FS) tapi fasilitasnya lebih banyak. Tapi sekarang FS sudah menambah beberapa fasilitasnya.
Myspace di Indonesia kalah pamor dibandingkan pendahulunya FS. Mungkin sebagai yang datang belakangan tidak dianggap di Indonesia.
Saya lihat kerepotan orang Indonesia ngurusin background, mencari teman sebanyak-banyak, masukin begitu banyak foto dan sebagainya sewaktu FS muncul. Hal ini diperkuat jawaban mereka jika saya tanya “Punya Myspace ?”
Jawabannya hampir sama semua, “males”, “duh, buat account baru lagi donk!”, “repot!”, “cari temannya lagi ?”, “Mbak, sama kan kayak FS? Kalau sama ogah achhh!”
Bagaimana sebenarnya Myspace ?
Setelah punya account Myspace, saya lihat kebanyakan orang Amerika Serikat. Paling banyak berbahasa Inggris. Kelas high, terlalu wah. Ketemu cowok-cowok Iran yang ganteng-ganteng banget, cocok buat film di Hollywood. Ga nyangka ya .. kalau cowok-cowok Iran itu kayak gitu …
Orang Indonesianya jarang banget. Yang lumayan aktif itu orang Malaysia. Saya sudah punya beberapa orang Malaysia. Sampai saya berkata dalam hati, “akhirnya ada yang bisa sama bahasanya”. Hehehehe. Ssst, walaupun kalau kiriman message, jawabannya suka ga nyambung
Habisannya bahasanya banyak ga sama.
Sebenarnya saya males ngetik bahasa Inggris, karena ga begitu ahli alias ga gape. Tapi kalau ga begitu saya ga maju-maju donk. Walaupun dengan grammer acak kadul, terjang terus man … 
Yang mengejutkan, ada Leonardo DeCaprio, Bryan Adam, Simon America Idol, Matt Austin, Mustafa Debu dan teman-temannya, dan masih banyak lagi. Pemain Harry Potter juga ada tapi belum diapprove.
Yang paling konyol (menurut saya) ada Raja, Pangeran dan Ratu.
Mungkin di FS ada kali ya .. sayangnya saya jarang muter-muter di FS karena waktu buat pertama kali hanya kepentingan bisnis. Ya .. agar bisa tahu cara bikin background, approve, add, masukin foto dan sebagainya.
Apakah itu benar mereka? Saya tanya ke pengacaranya yang ikutan mybloglog, karena pertama kali saya dapat si Leo itu dari dia. Katanya benar memang si Leo.
Jika bukan mereka, hanya fans. Si fans akan menyatakan di profilenya ““I am NOT the real Leonardo DiCaprio! This is just a Fansite!
Ada juga sih, yang tidak mengatakan hal diatas tapi kita harus hati-hati membaca suatu profile.
Kalau saya cari aman, ya … muter-muter di pengacara dia atau yang udah jelas banget dia artis/aktor temannya. Misalnya saya muter-muter di Leo, pasti Leo punya teman sesama aktris/aktor ‘kan. Karena kalau bukan dari awal dari si aktris, kita search people rada sulit mencari beribu-ribu yang benar-benar asli.
Soal foto, gampang … pindahin aja foto yang di FS ke Myspace jadi kita ga buang uang.
Karena Myspace itu ada foto dan video, jadi alangkah baiknya yang punya account berusia 30 tahun ke atas, maklumlah anggotanya kebanyakan dari Amerika Serikat yang sangat bebas. Kalau perlu ga usah punya account disana.
Setiap profile itu bisa berisi video, lagu, foto yang besar dan background, bayangkan akses internetnya akan sangat berat alias lelet.
Ada yang lupa, jika ingin film terbaru yang gress punya, kita bisa melihat trailernya untuk pertama kali. Contoh trailer Harry Potter, 11th Hour-nya Leo, Die Hard-nya Bruce Willis.
July 13th, 2007 — Movie, Sosial, Story
Saya sebenarnya ga begitu suka nonton film di bioskop bareng-bareng sama orang yang dikenal. Misalnya adik, saudara, tante, teman-teman apalagi sama doi.
Pertama kali nonton bioskop sewaktu SD kelas 3 di Adi Theater Pasar Blok A, Jakarta Selatan. 1 sekolahan, dari kelas 1 s/d 6, numplek disitu untuk nonton film G 30 S/PKI.
Nonton filmnya ga konsentrasi, pada ribut, disebelah kiri saya ada yang ngomong terus selama film diputar. Yang sebelah kanan, mulutnya berisik ngunyah makanan. Pokoknya “rebek” deh.
Soal tempat duduk. Setiap orang punya tempat duduk favorit di bioskop. Ada yang senang nonton paling depan, ada yang ditengah, ada yang suka dipojok atau paling atas. Sometime kita harus ngalah untuk mengikuti suara terbanyak.
Kalau saya senang duduk paling atas tapi tidak dipojok tapi juga tidak dipinggir. Memilih tempat tersebut karena ga kehalangan orang. I don’t care tentang rumor duduk paling atas. Selama duduk di atas tidak ada aktivitas yang mencurigakan dan tidak ada yang menganggu. Saya nyaman-nyaman saja. Rumornya, katanya banyak orang pacaran kalau duduk paling atas.
Alasan orang memilih tempat duduk suka membuat saya geli. Misalnya :
Kalau duduk ditengah, nanti lehernya sakit karena menengadah terus. Juga terganggu sama orang lewat-lewat, masak “gue nonton kepala orang”
Kalau duduk paling atas, nanti pipisnya susah (loh.. kenapa ga pipis sebelum film mulai kecuali memang beseran
)
Atau matanya sudah min, ga seru kan kalau wajahnya ga begitu keliatan atau translatenya rada-rada burem (kenapa ga bawa kacamata ?)
Kalau duduk paling depan, lebih menengadah. Juga filmnya kok jadi kebesarannya banget.
Kalau duduk paling pinggir, ga enak masak nontonnya miring sih, pengennya lurus.
Duduknya senang dekat tangga karena kalau mau pipis gampang keluar, ga repot bilang permisi ke orang-orang.
Nah, sekarang waktu mulai film diputar.
Saya paling sering kaget waktu film baru diputar, itu lho yang muncul logo pembuat film tersebut. Sering diketawain sih. Akibatnya jantung saya bisa berdebar sangat kencang.
Setelah masuk filmnya, sebelah kiri saya ada yang nerangin isi film dan pemainnya. Aduh.. saya kan ingin nonton bukan dengarin cerita, kan jadi ga seru kalau udah tahu isinya secara detail. Atau dengerin cerita pemainnya.
Soal pemain film, pernah saya tanya Tom Cruise itu yang mana ? Walaupun Tom Cruise tenar dimata cewek, tapi gue sebagai cewek ga jelas tuh Tom Cruise itu facenya kayak apa ? Katanya ganteng yach ? Sampai cewek-cewek teriak histeris.
Waktu lihat nonton Vampire (apa gitu namanya) bermain sama Brad Pritt (nah, yang ini idem deh saya ga tahu wajahnya), ditunjukin yang mana Brad Pritt dan Tom Cruise. Komentar saya … yach, gitu deh …
Soal bercerita saat pemutaran film, pernah saya tanya cuma 1 kali tapi dijawab panjang banget hampir 20 menit pemutaran film, cerita terus. Karena kesal tidak bisa konsentrasi pada apa yang ditonton walaupun ga suka filmnya, saya langsung bilang “Bisa ga kalau nontonnya diam!”
Nonton film Vampire itu bukan pilihan saya, karena ceritanya dari zaman dahulu kala ya .. begitu aja, sudah tahu endingnya. Tapi karena ada yang suka sama Brad Pritt dan Tom Cruise serta argumen dia lebih kuat juga ga ada film yang bagus saat itu ya.. ditonton aja.
Nonton bioskop itu mahal kan ?! Kenapa kita harus diganggu oleh sesuatu yang GA PENTING. Kita ingin menikmati suatu karya seni, karya cipta yang susah payah dibuat tanpa ada halangan. Itu yang saya inginkan.
Di bioskop sudah tercantum larangan menghidupkan HP. Sayangnya, kita jarang mematikan HP. Terus terang banget, sinar dan suara HP itu menganggu sekali dan mengurangi konsentrasi.
Karena sering banyak gangguan, saya lebih memilih nungguin ada di televisi. Biarin saja suaranya ga stereo atau kalau dibesarin ada yang marah. Yang penting puas …
Jadi yang ngajak nonton bareng … nehi deh ….
July 3rd, 2007 — Kesehatan, Story
Tadi malam, tanggal 2 Juli 2007, sekitar jam 23.50, lahirlah keponakan saya kedua. Jenis kelaminnya perempuan dengan berat 3.8 kg dan panjang 50 cm. Tangisnya sangat keras. Keluar dari perut ibu, nangisnya keras, dimandikan nangis keras, di bawa ke tempat tidur bayi, nangis keras. Seisi rumah sakit pada bangun kali ya … habisannya kenceng banget.
Menurut dokter, kelahirannya tanggal 30 Juni 2007. Pas tanggal tersebut sang Kakek sudah menaruh tas bayi di motornya. Pokoknya seksi repot. Mulai menanyakan “Apakah kartunya berobat sudah ada di tas, nomor telepon teman si menantu jika menantu tidak ada ditempat, air minum, pulsa, apakah baju-baju cucu pertamanya sudah dibereskan dan sebagainya”. Suaminya sih tenang-tenang aja.
Tanggal 30 Juli 2007, pagi harinya adik mulai mules tapi cuma sebentar. Dia cek ke rumah sakit. Disuruh balik ke rumah karena belum terjadi apa-apa, sorenya disuruh balik lagi. Rupanya sudah pembukaan 1. Diputuskan menginap di rumah sakit.
Karena tidak ada tanda-tanda yang berarti lagi, minta pulang siangnya.
Selasanya, subuh-subuh, air ketubannya sudah pecah. Katanya kayak air pipis. Paniklah isi rumah. Adik yang rumahnya tidak jauh dari rumah ortu, disuruh ke rumah beliau. Kemudian ke rumah sakit … hebatnya naik motor euuuuiiii …
Masuk kamar bersalin, masih pembukaan 2. Jam 10 malam masih pembukaan 5. Katanya sih sampai pembukaan 10.
Nah, soal pembukaan ini saya ga ngerti lho, kok tebal banget ya … Kayak acara pembuka acara aja 
Menurut orang-orang yang cerita, kalau anak kedua dan seterusnya lebih cepat dan gampang. Tapi adik saya sepertinya tidak, mungkin sudah terlalu lama tidak melahirkan ya … Beda antara anak pertama kedua ini adalah 8 tahun.
Nunggu sampai pembukaan 10, wuiih lama banget, bisa besok pagi, tapi ga jelas paginya jam berapa. Baru pembukaan 5 saja, adik sudah ga kuat, sudah pucat, air ketubannya sudah ga ada. Akhirnya diputuskan operasi caesar.
Sewaktu periksa selama kehamilan, si adik bayi sehat, dan dokter telah menyatakan akan melahirkan normal. Soal ukuran berat badan, memang sih si ibu harus mengurangi makan, perbanyak makan buah dan sayur. Karena waktu kehamilan menginjak usia 8 bulan, beratnya sudah pas. Kalau makannya ga direm bisa 4 kg lebih.
Operasi caesar itu mahal ya … padahal tinggal ngebelek. Sstt, tapi resikonya gedeeee banget. Operasi caesar di rumah sakit dekat rumah Rp. 8 juta. 1 hari, kamarnya yang kelas 1 itu Rp. 150 ribu. Saat operasi, dokternya ada 3 dan beberapa asisten. Lamanya operasi cuma 30 menit. Total jenderal, keluarga si ibu ini harus mengeluarkan 11 juta rupiah. Duh … gimana orang ga punya uang ya …
Untungnya si ibu ini sehat, ga ada sakit berat.
Kalau saya nih, biasanya tanya dulu. Contohnya waktu saya operasi usus buntu. Kelas 1 berapa ongkos operasinya, kelas 2 berapa ongkosnya, kelas 3 juga berapa. Saya pilih kelas 3 karena operasinya Rp. 1.5 juta. Naik kelas 2 lagi, tambahin aja Rp. 500 ribu. Tanya ke dokter, berapa hari saya menginap, biaya obat bius lokal berapa, dan kalau bius semuanya berapa. Kalau bius saya pilih seluruh badan dengan harga lebih mahal. Tapi gpp, masalah saya takut. Untungnya usus buntu saya ga parah kok.
Sepupu saya bilang, kalau operasi usus buntu di RS. Fatmawati pada saat ini Rp. 5 juta ya … ccckkkkk … mahal euiii … Benar juga yach …. kalimat “Orang miskin dilarang sakit”.
Itu kan operasinya diplaning, kalau dadakan … yach tetap prosedurnya begitu tapi gerak cepat, mikirnya juga cepat. Kalau uangnya ga cukup tapi nyawa taruhannya. Soal uang dipikirin entar 
Sebenarnya ibu-ibu hamil dan suaminya bisa tanya dulu yach berapa biaya caesar sesuai dengan harga kamar selama pemeriksaan kehamilan. Walaupun dokter telah memperkirakan akan bersalin normal. Tapi ‘kan Tuhan yang punya planing. Jadi siap-siaplah ibu-ibu hamil untuk menyediakan uang untuk caesar.