November 8th, 2008 — Story
Pernah dengar percakapan antara anak-anak bocah dan remaja soal AC ?
Wekkk …. duh “lagu”nya itu lho bikin saya empet. Bukannya saya sirik … tapi empet saya dengernya.
Percakapannya kayak gini. Saya misalkan dengan A, B, C dan seterusnya.
Pada saat cuaca super panas di Pulau Jawa.
A : Di rumah loe ada AC ? (sambil kipas-kipas buku dan bersuara sombong)
B : Enggak ada.
A : Kasihan donk kepanasan. Gw punya donk. (dengan raut wajah sombong)
C : Enak lagi punya AC. Gw kalau tidur ga pake AC engga deh …
A : B, lo minta beliin AC aja sama ortu. Masak hari gini ga punya AC. Miskin amat !!
Raut wajah B sedih.
C : Adik saya aja minta dibelin AC untuk kamarnya. Dan itu harus dibeliin !!.
B hanya bengong, karena dia tahu bagaimana keadaan keluarga si C. Suka sering besar pasak daripada tiang.
C : Kalau musim hujan, gw tetap pasang AC.
Memang sah-sah saja punya AC di rumah jika bisa bayar listrik, memberi makanan penuh gizi kepada anak-anaknya, bisa membiayai uang sekolah anak, bisa memberi sandang tapi dengan catatan tidak berhutang. Apalagi zaman sekarang susah, kita harus mengikat ikat pinggang sekeras mungkin.
Tapi jika si anak dari kecil selalu hidupnya tergantung dengan AC membuat dia menjadi pongah, merajuk, pemalas, selalu mengeluh (sebentar-sebentar bilang panas padahal ga panas) bahkan bisa memaksa kehendaknya, bikin susah orang jika menginap.
Kalau orang tuanya bisa keras untuk menolak dan memberi pengertian kepada anaknya sih tidak apa-apa, bagaimana kalau tidak. Kadang-kadang orang tua juga memberi hati kepada kemauan si anak dengan alasan : kasihan nanti kepanasan, keringat buntek, ga bisa tidur dan lain-lain.
Walah …. bagaimana dengan orang dulu, mereka belum mengenal AC, cukup kipas-kipas, buka jendela, dan masih banyak lagi cara untuk menghilangkan panas. Kreatif donk ….
Apakah generasi kita ke depan adalah generasi lebih manja ? Kita lihat saja nanti .. sekarang udah ada benih tuh .. satu persatu sudah tumbuh 
October 30th, 2008 — Bisnis
Ada kabar gembira dari Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo) dan Departemen Perdagangan yaitu penukaran barang yang telah kadaluarsa.
Jadi jika tak sengaja membeli barang kadaluarsa, bisa ditukar dengan barang yang sama sebanyak 2 kali lipat.
Ceklah barang belanjaan Anda, kali aja ketemu barang kadaluarsanya
Berita lengkapnya :
30/10/2008 13:16 - Makanan
Barang Kedaluwarsa Bisa Ditukar
Liputan6.com, Jakarta: Anda yang sering berbelanja sebaiknya memeriksa terlebih dahulu apakah produk yang dibeli masih layak dikonsumsi atau tidak. Kini ada aturan jika mendapatkan produk yang sudah kedaluwarsa maka berhak mendapatkan ganti rugi dua kali lipat produk yang sama.
Peraturan ini merupakan kesepakatan baru antara Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo) dengan Departemen Perdagangan untuk melidungi konsumen. Sayangnya peraturan baru ini tidak membuat konsumen gembira. Peraturan ini juga tidak berlaku jika membeli produk di pasar tradisional karena pengawasan lebih sulit.
Sejak diberlakukan Rabu kemarin, sosialisasi kepada para penjaga toko langsung dilakukan. Sosiaslisasi berlangsung setidaknya di 7.000 gerai anggota Aprindo di seluruh Indonesia.(TOZ/Vivi Waluyo dan Daeng Tanto)
October 29th, 2008 — Curhat
Jangan sampai rumah kena rayap, bisa berabe. Rumah orang tua terkena makhluk ganas ini.
Mula-mula ketahuan rumah kena rayap karena langit-langit di ruang tamu turun dan terbelah. Tidak sampai jatuh ke lantai sih tapi belahan itu terlihat jelas. Sebelum hal itu terjadi, ada benda jatuh sangat keras ke langit-langit rumah. Kita kira ada orang iseng nyambit rumah, herannya kok ga kedengaran genteng pecah. Setelah dilihat ke atas loteng, ada tiang penyanggah genteng patah dan terlihatlah jejak-jejak rayap.
Paniklah orang tua. Kata beliau berbahaya kalau ada rayap, rumah bisa ambruk. Cepat-cepat dipanggil tukang untuk mengecek keparahannya.
Kita sih anak-anaknya ga begitu panik, wong ga ngerti. Dulu rumah yang lama ga ada rayap. Nah, rumah sekarang menurut keterangan orang lama, perumahan saya ini bekas kebun karet. Katanya memang banyak rayap (nah yang ini saya ga tahu apakah benar atau tidak). Dan perumahan saya ini memang terkenal rayapnya. Karena tidak tahu lingkungan baru banyak rayap, ya kita ga pake anti rayap waktu memperbaiki rumah 4 tahun yang lalu.
Tanda-tanda ada rayap : coba dekatkan kuping kita ke sesuatu yang berbahan kayu, misalnya kusen. Kalau ada suara berisik, nah dikayu itu ada rayapnya. Atau kita getok-getok dengan tangan, jika suaranya nyaring, berarti di dalam kayu itu sudah hancur habis dimakan rayap. Rayap juga bisa menghancurkan tembok. Tembok di dekat ruang tidur orang tua saya, juga kena. Kalau tembok agak menonjol keluar (merekah) dan terlihat pasirnya, bisa jadi itu ada rayapnya.
Jika ada makhluk terbang-terbang mengitari lampu, biasanya datang waktu mau hujan, nah itu rayap yang siap menikah dan membuat koloni baru (dulu saya kira itu kunang-kunang ….. hehehehe).
Setelah tukang cek sana dan sini, divonislah rumah orang tua dalam keadaan parah. Harus cepat-cepat diperbaiki, kalau ga cepat diperbaiki dalam seminggu bisa ambruk.
Karena biaya sangat terbatas, kita tidak menggunakan jasa pembasmi rayap. Jadi pake obat anti rayap saja. Selanjutnya tinggal tukang yang ngatur bagaimana baiknya.
Sampai hari ini, tukangnya masih mengerjakan perbaikan. Mulai bekerja kira-kira di minggu kedua Oktober.
Dan saya yakin, 5 tahun lagi pasti nih rumah kena rayap lagi, wong ratunya belum ketemu
dan para tetangga masih menyimpan rayap-rayap …
October 20th, 2008 — Artikel
Rupanya hujan cuma sebentar yaitu cuma 1 kali dalam seminggu bahkan datangnya dalam 2 minggu. Beberapa hari ini, udara panas sekali.
Menurut keterangan BMG yang disampaikan di MetroTV kemarin, suhu luar ruangan di Surabaya antara 40 - 45 derajat Celcius. Sedangkan di dalam ruangan bekisar 37 derajat. Keadaan ini akan berlangsung 4 hari ke depan.
Kata BMG, suhu yang lumayan tinggi ini disebabkan karena matahari tepat di atas kota Surabaya.
Sedangkan di kediaman saya (Depok), suhu ruangan adalah 37 derajat. Kalau diluar mungkin 40 derajat.
Teman saya yang tinggal di Bali, juga mengalami suhu yang sangat tinggi.
Ada hikmahnya juga sih, jemuran cepat kering …… hehehe …
Nah, bagaimana caranya menghadapi suhu yang sangat tinggi. Setelah cari di papa google ketemu deh, yaitu sebagai berikut :
- Minum air yang banyak. Minumlah 2-4 gelas cairan dingin setiap jamnya. Hindari meminum minuman berkafein atau beralkohol karena justru dapat mengakibatkan dehidrasi. Selain air mineral, es teh herbal atau jus dapat membantu menyegarkan tubuh.
- Berada di dalam ruangan yang sejuk. Bila memungkinkan, cari ruangan yang ber-AC. Beristirahat selama kurang lebih 2 jam di ruangan ber-AC dapat mengurangi kemungkinan munculnya penyakit akibat hawa panas. Bila tak ada AC, paling tidak hindari berada di tingkat atas.
- Rencanakan kegiatan di luar ruangan dengan baik. Jika harus keluar, keluarlah sebelum tengah hari atau saat malam tiba. Saat-saat itu, cuaca akan lebih sejuk. Hindari aktivitas fisik yang berlebihan, atau jadwalkan pada waktu-waktu tersejuk yang ada, biasanya pada pagi hari.
- Berikan istirahat pada tubuh. Panasnya udara sangat mengganggu tubuh. Kurangi kegiatan fisik hingga tubuh menyesuaikan dengan panasnya udara. Berbaringlah sejenak.
- Makanlah makanan yang ringan, hindari makan dengan porsi besar. Makan lebih sering dengan porsi kecil akan lebih mudah dicerna. Hindari pula makanan dengan protein tinggi, karena makanan tersebut makan meningkatkan panas dalam tubuh.
- Kenakan pakaian dengan warna yang putih atau terang. Ini akan membantu memantulkan cahaya matahari. Pakaian bewarna gelap justru akan menyerap panas.
- Gunakan tabir surya untuk mencegah kulit terbakar. Bila kulit terbakar matahari, akan sulit bagi tubuh untuk kembali menyejukkan diri.
- Jangan pernah meninggalkan anak-anak di dalam mobil tanpa penjaga, bahkan hanya untuk beberapa menit. Termasuk dengan jendela sedikit terbuka. Temperatur di dalam mobil dapat meningkat berkali lipat dibandingkan dengan temperatur udara luar hanya dalam waktu beberapa menit.
- Gunakan kipas angin. Walau kipas angin tidak menurunkan temperatur, kipas angin dapat membantu mensirkulasi udara yang dapat menurunkan suhu tubuh.
Sumber : trulyjogja
Tambahan dari saya :
Selain menggunakan tabir surya, lebih baik pakailah payung atau topi jika ingin keluar rumah. Hal ini berlaku bagi perempuan atau pria.
October 15th, 2008 — Sosial
Saya paling senang banyak tamu di rumah. Seru banget …
Rumah jadi ramai, banyak teman ngobrol, dan paling penting banyak makanan
Maklum keluarga kita pendiam semua, sunyi rumah. Paling ribut cuma suara televisi. Anggota keluarga juga ga banyak, cuma 5 orang.
Tapi sudah 10 tahun, keluarga kita dimeriahkan suara keponakan yang sudah beranjak remaja. Juga sudah 1.5 tahun ada si kecil yang menambah volume dalam rumah
Waktu lebaran kemarin, banyak keluarga dari pihak Bapak datang ke rumah. Seperti biasanya kita masak spesial. Kebetulan juga, saya masak lagi asinan sayuran.
Lusa ini, di rumah banyak sekali tamu karena ada acara keluarga besar, sebagian keluarga dari kampung pada ke Jakarta. Yang dari Semarang datang, dari Blitar datang.
Saya senang sekali … bahagia gitu ….
Sering-sering aja
….
October 8th, 2008 — Curhat
Angin kencang serem ya …
Kemarin sore hujan nya sih ga gitu-gitu amat, cuma banyak geledek. Keliatan kilatnya di langit. Yang bikin seru anginnya itu, keuunnncang amat. Sampai pohon hias di depan rumah roboh. Untung cuma ditaruh di bekas kaleng cat yang gede. Angin itu membuat pohon belimbing tetangga terombang-ambing ke kanan dan ke kiri. Begitu juga pohon mangga di depan kamar saya. Malah papan nomor rumah copot dari pakunya. Kalau dekat kantor kelurahan, pohon palem juga roboh.
Berhubung banyak sekali got yang rusak disekitar lingkungan saya, jadilah banjir walaupun hujannya ga super lebat. Tapi tempat saya tidak banjir. Ada juga yang ga pernah banjir, jadi banjir.
Rumah-rumah banyak juga yang bocor, karena gentengnya bergeser tertiup angin.
Luar biasa kejadiannya …. tapi jangan sering-sering ya … 
September 21st, 2008 — Sosial
Duh, saya kaget waktu dengar berita dari saudara bahwa kalau bayar penghulu nikah itu dikenakan biaya 1 juta Rupiah. Tapi kalau nikahnya di rumah bayarnya cuma 500 ribu saja :p
Muahhhaaalll kali … !!!!
Padahal penghulunya minta dijemput dari PDK ke tempat hajatan saudara saya di Cinere.
Ada saudara saya yang lain, bayarnya 500 ribu, 10 bulan yang lalu. Ada juga yang bayar 250 ribu, 10 tahun yang lalu. Ga jelas buat apa saja, tahunya diserahkan ke Penghulunya.
Kan ngomongnya cuma nasehat pernikahan, bilang sah … sah, menuntun mempelai baca idab kabul, tanda tangan.
Cuma itu kan ya tugasnya ? Ada yang berat ?
Hmm … jangan-jangan karena nikahnya di tempat elit jadi bayarnya mahal banget.
Bayangkan, jika dalam 1 hari ada 5 orang yang nikah, berapa tuh duit yang masuk kantong.
Bagaimana dengan orang yang tidak punya uang tapi ingin menikah ? Pinjam
atau nunggu ada pernikahan massal
Memang sebenarnya berapa ya bayar penghulu dari aturan pemerintah ?
September 15th, 2008 — Sosial
Ada keluarga yang masih utuh orang tuanya. Ibunya sebagai ibu rumah tangga biasa. Salah satu tugas si ibu mengurusin anak-anaknya yang berjumlah 5 orang yang masih kecil-kecil. Suaminya kerja semrawutan, penghasilan tidak tetap. Sering kali penghasilannya hanya bisa membeli beras. Seringkali anaknya hanya menjilati garam yang diletakkannya di telapak tangan sepanjang hari karena tidak ada yang bisa dimakan. Jika esok hari bapaknya tidak membawa uang, garam pun masih dijilati dan dinikmati dengan tekun. Rumahnya saling dempet dengan yang lain. Ruangan sempit dan tidur pun berjejal. Air got sangat bau tercium di udara, warnanya abu-abu dan hitam.
Kemarin Minggu, 14 September 2008. Saat itu sehabis hujan mengguyur panasnya Jakarta membuat suasana Semper Barat, Kec. Cilincing menjadi lebih sejuk. Karena tahu akan berada di udara panas pantai, saya menggunakan pakaian agak tipis. Tapi udara saat itu sangat bersahabat. Walaupun bau got sangat menyengat sempat mampir di hidung, sebentar-sebentar angin pantai berhembus, sehingga baunya cepat dibawa arus angin. Kalau dipikir, paling enak jika kita berleha-leha menikmatinya.
Tempat yang saya dan teman-teman kunjungi berada agak di belakang Islamic Center yang berdiri sangat megah. Disebelah kanan, banyak sekali orang yang berjualan, tempatnya jualan jangan ditanya, saya ga minat untuk membelinya. Sepertinya pasar, ramai sekali dengan orang nongkrong, lalu lalang mobil dan kontainer. Di belakang Islamic Center banyak berdiri dengan lesu rumah-rumah jelek, sepetak-petak, penghuninya berjejal jika tidur. Ada juga rumah-rumah yang layak huni. Pokoknya lingkungan khas daerah kumuh. Jalannya ditutup dengan batu koral, rupanya mau di aspal.
Di dekat got yang baunya sangat, berdiri Puskesmas. Wah, keren Puskesmasnya. Tidak seperti Puskesmas di dekat rumah saya yang berdiri seadanya, bangunan tidak bertingkat, tidak rapi, kotor, cat putih yang sudah kusam disana sini, genteng model kuno. Puskesmas di Semper bergedung megah, bertingkat, tangga berjenjang, pagarnya stainless, keramik dan banyak sekali pohon-pohon yang sedang berbunga. Tanah parkirnya di bata block. Rata-rata dindingnya berkeramik. Saya dan teman-teman mengira itu gedung Kecamatan. Saya terkagum-kagum gedung pemerintah ini. Sayang, saya tidak masuk ke dalam untuk menyelidiki lebih lanjut karena sudah telat.
Menuju ke rumah ibu RW, pemandangan yang sama, rumah kecil-kecil, jalan yang sempit, banyak orang, aroma yang tidak enak yang berasal dari got. Satu atau dua rumah, membuka usaha makanan, baju-baju sekolah atau kebutuhan pokok.
Setelah sampai di depan rumah ibu RW, sudah banyak orang menanti. Kebanyakan nenek-nenek dan kakek-kakek lanjut usia. Menurut keterangan ibu RW, mereka sudah duduk di terasnya dari jam 1 siang. Kita sampainya 3 sore. Memang pertemuannya jam segitu. Wajah-wajah sabar menyambut kedatangan kami. Barang-barang sembako sedang dimasukkan ke dalam rumah Ibu RW. Banyak sekali.
Di depannya ada pemandangan yang sangat kontras dibandingkan dengan rumah-rumah sekitarnya. Rumah yang lebih cocok berada di lingkungan elit. Besar, megah, angkuh menjulang tinggi dan luar biasa keren. Saya tertegun melihatnya. Menurut keterangan Pak Hansip, yang punya memang orang kaya, punya toko di Pasar Koja, punya banyak kontrakan. Mudah-mudahan orang kaya ini baik hati, berderma karena sepanjang mata memandang membuat hati teriris.
Menurut ibu RW, wilayahnya ada 17 RT. RT 17 adalah yang paling parah ekonominya. Waktu ada pembagian BLT ada 238 kepala keluarga yang berhak untuk menerimanya. Karena sangking banyaknya yang harus dikasih BLT, Panitia BLT terkaget-kaget dan harus mensurvey kembali sendirian. Data yang dikasih ibu RW memang benar adanya. Memang rata-rata di wilayah Ibu RW banyak sekali kaum super miskin, dhuafa dan yatim piatu.
Setelah pembagian sembako, susu, vitamin, baju, uang Rp. 100.000 dan alat sholat selesai dengan rapi dan tertib. Tidak pakai acara desak-desakan dan korban jiwa seperti di Pasuruan. Sembako masih banyak berlebih, untungnya semua yang didaftar telah terima semua. Menurut Panitia, sisa sembako dan lain-lainnya untuk orang miskin yang di RT 17. Kebetulan acara ini hanya ditujukan bagi para manula dan anak yatim piatu.
Keluar dari rumah ibu RW, saya kembali melihat rumah megah tersebut. Saya menghela nafas panjang. Semua orang berhak mempunyai sesuatu yang wah. Tapi yang ini terlalu kontras. Mudah-mudahan yang punya rumah, orangnya baik hati, penuh kasih sayang dengan sesama, banyak berderma, penyumbang yang sangat banyak dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya.
Melihat gedung Puskesmas dan Islamic Center kembali, saya berharap, banyak gunanya untuk kesejahteraan umat. Rasanya sedih sekali jika gedung yang dibangun dengan sangat megah, angkuh di tengah-tengah kemiskinan tidak ada manfaat dan meningkatkan perekonomian keluarga disana.
Keluar dari Semper untuk pergi mencari makanan berbuka puasa. Jalan tol mulus dilewati, kanan kiri mobil mewah, gedung-gedung mencakar langit. Kami terdiam mengingat keluarga yang hampir setiap harinya menjilati garam. Mudah-mudahan keluarga tersebut bisa tabah, tegar dan mendapat bantuan agar bisa hidup layak dan berkecukupan. Mudah-mudahan kami dijauhi dari murka Allah SWT. Ampuni kami ….
September 4th, 2008 — Komputer
Beberapa hari lalu, ada teman yang punya warnet di Cilegon kena razia. Di daerah Cilegon memang lagi getol-getolnya razia. Nah, wilayah propinsi Banten sudah ada perjanjian sama BSA dan Polisi untuk razia.
Ceritanya, ada 1 user maksaian operator warnet itu menginstall CorelDraw bajakan. Operator itu kan ga tegaan jadinya, diinstall CorelDraw yang dibawa oleh tuh user. Ga lama kemudian datang polisi. Kenalah warnet tersebut karena telah menginstal software bajakan.
Pelajaran yang diambil :
Untuk operator : jangan mau disuruh-suruh install software bajakan. Walaupun usernya bilang itu bukan bajakan. Kalau ga ngerti juga usernya, marahin aja. Biarin aja dia tersinggung, ruginya ga seberapa kok. Kalau kita setujui menginstall software bajakan, ruginya terlalu besar yaitu komputer server diangkut atau semua komputer disegel, ditutup warnetnya, bolak balik ke kantor polisi, kena denda ratusan juta, kalau polisi nakal atau kasus kita berat bisa dihukum penjara.
Untuk user : mbok ya ngerti toh, kalau sudah dibilangin. User harus bertanggung jawab juga karena telah mencelakakan dan merugikan orang lain.
Untuk polisi : kalau ini adalah kasus akal-akalan, dih jijay banget deh caranya. Memangnya polisi juga pake software asli ?
Menurut teman-teman di warnet jika terjadi hal tersebut di atas.
Kalau polisi melakukan penggerebekan harus disertai surat perintah penggerebekan. Santai saja menghadapi mereka. Sering-sering dibaca soal UU ITE karena masih ada celah dan bisa membantu kita jika terjadi hal tersebut
September 2nd, 2008 — Politik, Sosial
Rupanya tak sia-sia pembuatan UU ITE. Salah satu moderator milist di tanah air dipanggil polisi Polda Metro Jaya Unit Cyber Crime dengan tuduhan yang tercantum pada UU ITE pasal 27 ayat 3, denda hukuman 6 tahun penjara dan Rp miliar sekian, maksimum.
Isi pasal tersebut kurang lebih kasus pencemaran nama baik di Internet dan milis FPK.
Duh, cuma bisa nyengir
…
Menurut saya, moderator itu hanya sebagai penonton diskusi, tapi moderator boleh ikutan diskusi karena dia juga sebagai anggota milist tersebut. Ada juga moderator tugasnya “bersih-bersih”.
Moderator memang menyortir email-email yang masuk. Tapi ada juga milist yang tidak dimoderator. Penilaian seseorang belum tentu sama dengan orang lain. Misalnya diskusi A menurut pandangan sang moderator masih dalam tahap aman. Tapi menurut si moderator B sudah tidak bagus. Tapi kalau semua moderator menganggap diskusi masih berjalan sesuai aturan yang berlaku dimilist tersebut, masih dilanjutkan. Bagaimana kalau ada satu anggota tidak suka jalannya diskusi tapi ada 1000 anggota tidak mempermasalahkan
… susah donk
Lama-lama … takut juga nih, kembali ke zaman orba donk
Oh ya … maaf … isi emailnya ga bisa ditaruh disini, takut kena pasal
…
Nanti juga orang-orang pada forward kok dimilist-milist yang Anda ikuti …
Cheers …
Update dari detikinet.com
Milis Pembaca, Pers atau Bukan?
Jakarta - Apakah sebuah mailing list (milis) pembaca media tertentu bisa dikategorikan sebagai pers? Hal itu yang menjadi pertanyaan penyidik dalam kasus pencemaran nama baik di milis. Tepatnya, milis Forum Pembaca Kompas (FPK).
Moderator Milis Forum Pembaca Kompas, Agus Hamonangan pada Kamis (4/9/2008) diperiksa oleh Satuan Kriminal Khusus Cybercrime, Polda Metro Jaya. Agus diberi 12 pertanyaan terkait postingan artikel dari Narliswandi Piliang alias Iwan Piliang di milis FPK.
Salah satunya adalah apakah milis yang dia buat tersebut merupakan bagian dari pers atau bukan. “Saya diperiksa seputar tanggung jawab moderator dalam milis dan prosedur pengiriman e-mail,” ujar Moderator Milis Forum Pembaca Kompas, Agus Hamonangan, saat ditemui di Jakarta, Kamis (04/09/08).
Agus, yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Nurhidayat, juga menerangkan pemeriksaan terhadap dirinya sebagai saksi dikonfrontir seputar tanggung jawab konten serta milis tersebut bagian dari pers atau bukan. Agus menjelaskan bahwa tanggung jawab konten bukan tanggung jawabnya, namun hal tersebut merupakan tanggung jawab dari pengirim.
Agus juga membeberkan bahwa milis yang dibentuknya sejak Juni 2004 tidak ada kaitannya dengan pers sama sekali. Bahkan Agus sendiri, profesinya sehari-hari adalah sebagai wiraswasta.
“Ini murni forum untuk pembaca Kompas, siapapun boleh bersuara di sana, asal tidak menyinggung soal SARA,” ujar pria berkaca mata itu.
Tulisan Iwan Piliang dalam milis pada 20 juni 2008 lalu menimbulkan gugatan dari Alvin Lie. Dalam tulisannya tersebut, Iwan menuliskan: PAN meminta uang sebesar Rp 2 Triliun kepada Adaro agar DPR tidak lakukan hak angket yang akan menghambat IPO Adaro. Bahkan Alvin Lie datang ke Kantor Adaro temui Teddy P Rahmat. Menurut Sumber, Alvin meminta uang sebesar Rp 6 Triliun, terakhir Rp 1 Miliar untuk dirinya.
Atas tulisan yang menuding dirinya tersebut, Alvin Lie pada 14 Juli 2008 lalu melaporkan Iwan Piliang ke Polda Metro Jaya. Anggota DPR Komisi VII, Fraksi PAN ini merasa tercemarkan nama baiknya. Iwan Piliang sendiri belum ditetapkan jadi tersangka.
September 1st, 2008 — Promosi
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Nabi Muhammad SAW serta seluruh ninik mamak, bundo kanduang, saudara, saudari, anak cucu, kemenakan, anak buah dan bako dimano sajo barado semoga sehat selalu.
Bersama dengan ini, kami keluarga Besar Suku Supanjang mengundang seluruh ninik mamak, bundo kandung, saudara, saudari, anak cucu, kemenakan, anak buah dan bako dari Suku Supanjang untuk menghadiri acara : Babuko Basamo dan Acara Adat Penggantian Penghulu Panungkek Suku Supanjang pada :
Hari / Tanggal : Minggu, 7 September 2008
Jam : 16.30 WIB s/d Selesai
Tempat : Gedung PKS Ciledung, Gotong Royong, Jakarta
Makanan : Disediakan
Acara Pertama : Adat Penggantian Penghulu Panungkek Suku Supanjang
Kami mengharapkan kedatangan/kehadiran para ninik mamak, bundo kandung, saudara, saudari, anak cucu, kemenakan, anak buah dan bako dari Suku Supanjang untuk menghadiri acara penting tersebut dan kami minta bantuannya untuk disampaikan ke yang lainnya.
Dan tulisan ini merupakan undangan resmi dari Suku Supanjang.
Tarimo kasiah ateh perhatiannyo.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Atas nama Suku Supanjang
Irland Yohannes Muhammad
September 1st, 2008 — Komputer
Karena lama ga update blog - hmm padahal cuma beberapa bulan ga update. -
Lama ga berkunjung dan meninggal jejak di blog teman-teman - hmm padahal cuma beberapa bulan ga jalan-jalan -
Blog ini turun peringkat di Pagerank. Yang dulunya peringkat 4 sekarang jadi nomor 3.
Duh, padahal ke peringkat 4 itu pake perjuangan agak lama
Rasanya saya telah membuang perjuangan selama ini …
Kapok nih jadi orang pemalas,ga punya ide
Kalau dipikir-pikir, ga begitu penting pagerank tapi gimana gitu ada rasa bangga juga kalau bisa Peringkat 4 ke atas. Tertantang juga untuk bisa meraih peringkat 4 ke atas.
But biarkan yang sudah menjadi bubur, saya harus semangat lagi
…. disempat-sempatkan …
Semangat
:D
August 25th, 2008 — Sosial
Beberapa minggu lalu, tetangga saya kerampokan. Habis rumahnya diambil perampok. Sebelumnya juga ada perampokan di dekat rumahnya.
Menjelang puasa dan lebaran banyak sekali kejadian perampokan. Nah, inilah beberapa ciri-ciri orang mau merampok yang harus dicurigai:
- Ada orang asing yang tanya nama orang padahal ga ada orang yang bernama tersebut. Karena ga ketemu nama orang yang dicari kemudian dia tanya nama kita dan tanya nama rumah disebelah kanan dan kiri kita.
- Ada mobil asing yang hobinya nongkrong terlalu lama selama beberapa hari tidak jauh dari rumah.
- Ada orang asing yang hobinya mondar-mandir di depan rumah kita tanpa tujuan yang jelas sambil mencuri-curi pandang ke arah rumah.
- Ada orang asing yang pura-pura salah masuk dan salah gedor pagar.
- Ada orang asing yang teriak keras-keras pada rumah yang lampunya menyala.
- Suara telepon sering berdering di rumah kosong, kita sebagai tetangga yang mendengarkan waspada, kali aja itu perampok ngetes apakah ada orang di rumah tersebut.
- Ada orang yang ngangkut-ngangkut seperti mau pindahan rumah dengan mobil besar.
- Curigailah orang-orang yang bertampak penjahat atau terlalu necis atau berpakaian rada aneh/tidak lazim/tidak pada tempatnya.
Tips untuk tidak kerampokan :
- Kalau seluruh anggota keluarga mau keluar rumah dan rumah dibiarkan kosong dan berlampu di sore atau siang hari, tolong beritahukan ke tetangga kanan, kiri, depan dan titiplah no telepon yang bisa dihubungi, agar tetangga gampang untuk bertanya.
- Jangan seperti di Barat, kalau malam-malam buka jendela atau membiarkan pagar tanpa di gembok. Perampok akan mensurvey lebih dahulu apa kebiasaan kita.
- Sering-sering bergaul, ramah, tolong menolong dan bersilaturahmi ke tetangga, jadi kalau terjadi apa-apa tetangga tidak cuek bebek.
- Baca doa kalau keluar rumah atau tidak keluar rumah.
- Jangan sok pamer dan sok kaya.
- Tanaman mahal jangan didekatkan ke pagar.
- Gunakan insting Anda.
- Jangan memberi informasi sembarangan ke orang asing, bilang aja ga tahu.
- Kalau kita sendirian di rumah kemudian datang orang tak dikenal, jangan bilang kita sedang sendiri. Jika orang itu bertanya salah satu anggota keluarga kita contoh : “Ada Bapak?” bilang saja “Ada”. Padahal beliau tidak ada di rumah.
Telah diposting di Forum No. 1 Se-Indonesia tanggal 19 Agustus 2008 dan telah dihilangkan trid saya tersebut, entahlah oleh siapa.
Dan telah dicontek oleh seseorang di bagian Berita dan Politis pada Forum yang sama pada tanggal 21 Agustus 2008 tanpa dicantumkan sumbernya.

August 16th, 2008 — Sosial
Bulan depan kita telah memasuki Ramadhan aka Puasa. Salah satu ibadah sunat yang dijalan pada bulan tersebut adalah Tarawih.
Yang saya tahu, sholat Tarawih boleh dikerjakan di rumah baik berjamaah atau sendiri. Boleh juga dilakukan di masjid.
Kalau berjamaah kan enak, pahalanya banyak dan bisa silaturahmi.
Yang paling saya sebel kalau sholat di masjid. Duh …. beriiiiisiiiikkkk …
Anak-anak memang harus didik untuk belajar agama sejak dini, tapi kalau mereka buat kekacauan, berisik terus shaf menjadi bolong …. duh ….. menyebalkan …
Pernah juga tiba-tiba anak balita menangis sejadi-jadinya sehingga suaranya mengisi seluruh masjid. Ibunya lagi sholat dan tidak berhenti (saya tahu karena anaknya belum juga berhenti menangis sampai sholat selesai). Suara iman menjadi sayup-sayup terdengar bahkan tidak terdengar. Mbok ya … ibunya berhenti sholat, mendiamkan si kecil atau langsung pulang. Bacaan sholat saya berubah menjadi “Astagfirullah … Astagfirullah, Subhanallah … Subhanallah … Allahu Akbar … Allahu Akbar dstnya begitu …” setelah selesai sholat, kanan kiri saya mengeluh …. 
Waktu saya kecil, masjid di Cipete dan Tebet mengharuskan anak-anak berada di shaf paling terakhir. Alasannya karena anak-anak tukang berisik, suka berhenti seenaknya atau pulang sebelum waktunya, sehingga shaf terpotong atau hobinya keluar masuk, atau ga sholat malah ngobrol …..

Kalau ceramah … lebih baik ga usah ada ceramah deh!!!. Ada suara dengungan seperti ada sejuta tawon/lebah yang sedang terjebak di ruangan besar. Ibu-ibu yang sudah dianggap dewasa dan bisa menjadi contoh anak-anak malah hobinya ketawa, bicara, ngerumpi dll ….. Kan kasihan pak Ustad, udah cape-cape bikin ceramahnya tapi ga didengerin 
Banyak juga, orang-orang pada bubar jalan kalau ceramah terus masuk lagi kalau mau sholat.
Yang paling seru juga, jika ada shaf yang bolong, ga mau geser lagi. Pernah ada yang ngotot gesernya harus ke arah kanan bukan ke kiri. Yang satunya lagi ngotot yang benar ke arah kiri. Sama-sama ngotot, jadi shaf itu kosong, jadilah “setan” yang ngisi sampai sholat berjamaah selesai. Kalau shaf didepannya kosong juga ga mau maju, katanya “malu”
Padahal semakin ke depan, berarti tambah banyak pahalanya.
Jadi kalau mau sholat di masjid ya sholat …. ngerumpi, cekakak cekikik di waroeng aja atau di rumah …
Dan untuk Pengurus Masjid diharapkan lebih tegas lagi ….. kalau benar ga usah takut kan 
Untuk semua teman-temanku Selamat Puasa, maafkan daku jika tulisan saya banyak menyinggung perasaan semua teman-teman.
Dari YM beberapa minggu lalu, bagus deh
Jangan pernah digantung seperti Melly, akhirnya pudar seperti Rossa, carilah cinta sejati seperti Ari Lasso, hingga jadi kenangan terindah seperti Samson, bila kamu ga mau dijadikan yang ke 2 seperti Astrid, kamu harus jujr & tulus seperti Radja, dan kenanglah aku seperti Ungu, janganlah kamu selingkuh seperti Kangen Band, nanti kamu ketauan oleh Matta Band lho.
Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh, jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung, jika hati seindah bulan hiasilah dengan iman, kini Ramadhan akan tiba sebulan lagi, dengan kerendahan hati maafkanlah segala kesalahan. Marhaban ya Ramadhan, allahumma bariklana fi-sya’ban wa ballighna ramadhan, 1429 H
August 7th, 2008 — Promosi
Menurut keterangan dari Panitia, bis yang sudah terisi full ada 6 buah. Satu bis dengan bangku kurang lebih 60 / 54. Bis yang dipakai seperti tahun-tahun kemarin yaitu Blue Bird dengan AC super dingin, tempat duduk empuk, ada bantal, selimut, hordeng, full musik, televisi dll.
